INTERAKSI MANUSIA DENGAN KOMPUTER

 

 INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER

PENDAHULUAN / DEFINISI

  • Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah.
  • Pengertian Interaksi

= komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer.

Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.

  • Definisi interaksi manusia dan komputer

= sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).

  • Prinsip kerja komputer = input-proses-output

Kepada komputer diberikan data yang umumnya berupa deretan angka dan huruf. Kemudian diolah didalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia.

Tanpa disadari kita (manusia/user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse.

Yang kemudian hasil inputan ini akan berubah bentuk menjadi informasi atau data yang seperti diharapkan manusia dengan tertampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin pencetak (printer)

  • Manusia pada umumnya tidak pernah tahu apa yang terjadi pada saat data dimasukkan ke dalam kotak cpu melalui keyboard. Manusia (user) selalu terfokus pada monitor/printer sebagai keluaran.
  • Manusia jarang sekali menyadari proses interaksi dengan komputer. Manusia baru menyadari proses interaksi tersebut saat menemukan masalah dan tidak menemukan solusi pemecahannya. Biasanya manusia menyalahkan antarmuka yang kurang inovatif, kurang menarik, kurang komunikatif.
  • Interaksi bisa dikatakan dialog antara user dengan komputer.

Model atau jenis interaksi, antara lain :

  1. Command line interface (perintah baris tunggal)

contoh : unix, linux, dos

  1. Menu (menu datar dan menu tarik)

contoh : hampir semua software menggunakan menu

  1. Natural language (bahasa alami)

contoh : bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)

  1. Question/answer and query dialogue

contoh : mysql, dbase interaktif, dll

  1. Form-fills and spreadsheets

contoh : excel, lotus, dll

  1. WIMP

- Windows Icon Menu Pointer

- Windows Icon Mouse Pulldown Menu, yang termasuk komponen WIMP : button, dialogue boxes, pallettes, dll

Pengantar Teknik Industri

PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

A. Pengertian

Teknik industri didefinisikan sebagai suatu ilmu teknik yang berkaitan dengan perancangan, perbaikan serta instalasi sistem-sistem yang terintegrasi, yaitu setiap sistem yang terdiri dari manusia, mesin/ peralatan, informasi dan energi (misalkan suatu pabrik).
Ilmu teknik industri memanfaatkan ilmu dan keterampilan tertentu (seperti matematika, fisika, ilmu-ilmu sosial, prinsip-prinsip, methoda analisa serta perancangan dalam bidang teknik) untuk menyatakan, memperkirakan serta mengevaluasi hasil kerja dari sistem terintegrasi di atas.

B. Peminatan TI

Peminatan Teknik Industri terdiri dari dua, yaitu :

  1. Sistem Manufaktur

Menekankan pada pembahasan hard system dalam disiplin teknik industri sehingga komponen sistem integral yang dipelajari mempunyai porsi yang merata dengan memperhatikan sistem manual, semi otomatis dan otomatis dalam manufaktur.

  1. Manajemen Industri

Menekankan pada pembahasan soft system dalam disiplin teknik industri, dimana komponen manusia sebagai pelaku sistem integral.

C. Sejarah Teknik Industri

1. Sejarah Singkat Engineering

Joe Ogg pimpinan dalam pembuatan film cartoon pada AIIE (American Institute of Industrial Engineering) yang menggambarkan secara primitif :

- Spesialisasi pekerja.

- Methods Study.

- Material Handling.

- Quality Control.

Hal ini diperkirakan terjadi antara 10.000 – 1 juta tahun yang lalu.

* Revolusi Agricultural di Syria dan Iran tahun 8.000 SM.

Di sepanjang sungai: Nil, Euphrates dan Indus menjadi pusat perkembangan populasi penduduk. Di sini mulai berkembang tulis menulis (Writing), sistem pemerintah lokal (Local Government) dan Sains (Science). Sedangkan Untuk pertahanan militer dibangun tembok sebagai benteng di sepanjang sungai tersebut. Sehingga pada zaman ini mulai dikenal engineer di bidang arsitek, irigasi dan militer.

* Egyptian Engineering

Wall of Memphis ( 12 mil ke Utara dari Kairo ).

Hidup seorang raja arsitek bernama Kanofer yang mempunyai anak bernama Imhotep seorang arsitek. Walaupun Imhotep ini seorang arsitek tetapi dia telah meletakkan elemen dasar dari Engineering.

King Khufu’s (Great Piramid) dengan spesifikasi :

756 feet square.

480 feet tinggi.

2.300.000 blok batu @ 2,5 ton (rata-rata).

* Mesopotamian Engineering

Terletak di sebelah Utara Iran : antara Tigris dan Euphrates.

* Greek Engineering

Di Yunani menjadi gudang :

- Seni

- Filosofi

- Sains

- Literatur

- Pemerintahan.

Sekitar 500 – 400 tahun SM menjadi jaman keemasan Yunani ( Golden Age of Greece) di antaranya terdapat filsup terkenal Aristoteles, Plato dan lain-lain.

* Rome Engineering

Perkembangan :

- Civil

- Jalan.

- Jembatan.

- Bangunan.

* Oriental Engineering.

* Europe Engineering.

D. Sejarah Singkat TI

1. Adam Smith

Orang pertama yang memberikan perhatian terhadap bagaimana berproduksi secara efisien (production economics) adalah Adam Smith. Dengan bukunya The Wealth of Nation (1776) ia mempelopori spesialisasi pekerja. Dia melakukan perubahan besar dimana seorang pekerja dapat menghasilkan 1000 pin per hari, setelah digunakan spesialisasi pekerja 10 pekerja dapat menghasilkan 48.000 pin per hari dengan membuat 4 kelompok kerja.

Menurut Adam Smith ada 3 keuntungan yang diperoleh dari adanya spesialisasi pekerja, yaitu :

- Bertambahnya kecakapan atau keterampilan seseorang, jika orang tersebut mengerjakan sesuatu secara berulang-ulang.

- Hemat waktu, yang biasanya hilang karena sering bergantinya pekerjaan, dari mengerjakan sesuatu berpindah mengerjakan yang lain.

- Ditemukannya mesin-mesin atau alat – alat terspesialisir.

Dengan mengkombinasikan ketiga keuntungan tersebut, maka hal ini akan memberikan efisiensi dalam suatu perusahaan yang mengadakan devision of labor karena ongkos/ biaya rendah dan jumlah produksi meningkat.

2. Charles Babbage (1832)

Seorang ahli matematik dan ilmuwan yang menyelidiki proses produksi lebih mendalam lagi.

Setelah melalui penyelidikan yang mendalam, dia berpendapat bahwa pada proses produksi barang-barang terdapat keadaan yang tidak ekonomis, dalam hal pemakaian mesin-mesin dan tenaga manusia.

Bukunya yang berjudul On The Economy of Machinery and Mfg (1852) mengemukakan persoalan bagaimana kita menggunakan mesin-mesin dan mengorganisir orang-orang untuk memproduksi barang-barang dengan efisien dan efektif produsen menggunakan “Scientific Methods“ (Mengkombinasikan faktor-faktor produksi sehingga produksi meningkat dan biaya rendah).

Selalin memperkuat pendapat Adam Smith (Devision of Labor menguntungkan) Charles Babbage juga memperkenalkan Limiting Skill sebagai dasar untuk pembayaran upah.
Hal ini menunjukkan bahwa skills dan waktu yang diperlukan untuk setiap pekerja harus ditentukan atas dasar penyelidikan yang rasional (Skill and Time Studies ).
“ Time Studies”. Dalam hal ini Charles Babbage melakukan penyelidikan atas time studies terhadap pembuatan peniti yaitu menyelidiki berapa waktu yang dibutuhkan untuk proses produksinya
Pada dasarnya Charles Babbage telah memperbaiki idea divison of labornya Adam Smith dan mengajukan persoalan apa yang dinamakan “ fair day’s wage, for a fair day’s work” (Upah yang layak untuk pekerjaannya satu hari).

  1. Ferdinant Willem Taylor – Pengukuran Waktu.

Ia bekerja di pabrik Baja AS tahun 1881 sebagai pengawas dan melihat pekerja tidak bekerja sebagaimana mestinya. Karena pengaturan jam kerja yang tidak baik. Menugaskan 2 pekerja :

Untuk mengukur seberapa besar tenaga seorang pekerja harus dikeluarkan agar pekerja tersebut dapat memberi hasil maksimal, bukan mengukur kekuatan maksimal.

Bekerja sekuat-kuatnya – hasil banyak tetapi melelahkan dan tidak tahan lama.

Bekerja dengan tenaga sedikit – tahan lama tetapi hasil sedikit.

Diantara keduanya.

Hasil kerja sangat dipengaruhi oleh :

- Lamanya waktu bekerja.

- Lamanya waktu istirahat.

- Frekwensi istirahat.

Jadi bekerja 6 jam dan istirahat 1 jam berbeda hasil yang dicapainya dengan bekerja 5 jam dan istirahat 1 jam atau 2 jam. Begitu pula akan lain hasilnya bila bekerja dengan istirahat dua kali setengah jam. Sehubungan dengan penerapan hasil penemuannya ini, Taylor melakukan pengukuran – pengukuran waktu dengan menggunakan jam henti (Stop Watch). Sejak itulah pengukuran waktu secara teliti dan ilmiah mulai dilakukan. Dari pengukuran waktu jam henti inilah berkembang cara – cara lain seperti Data Waktu Baku, Data Waktu Gerakan, dan juga Sampling Pekerjaan. Salah satu percbaan Taylor yang terkenal adalah percobaan menyekop dan mengangkat bijih – bijih besi.

Dua pekerja menyekop dari sekop yang terkecil sampai yang terbesar, ternyata sekop ukuran 21,5 lb yang banyak menghasilkan. Artinya sekop – sekop yang berukuran lebih kecil atau lebih besar dari 21,5 lb tidak menghasilkan pemindahan sebanyak itu.
Secara umum dapat dikatakan jika bagi pekerjaan sejenis itu dibuatkan grafik yang menunjukkan hubungan antara beban hasil kerja total maka akan terlihat gambar berikut :

Hasil temuan Taylor :

Pemikiran dan usaha untuk menyelesaikan berbagai masalah secara ilmiah – The Scientific Management.

2. Mengembangkan bentuk organisasi fungsional.

Rumus umur pahat Taylor.

3. Menyelidiki faktor – faktor yang mempengaruhi umur pahat

4. FB Gilbreth (Studi Gerakan)

Pada mulanya merupakan seorang Kontraktor bangunan di AS :

“ Melihat adanya ketidakefisienan gerakan-gerakan kerja menyusun batu bata”.

Dibantu Lilian, istrinya seorang Psikolog, Gilberth melakukan penelitian – penelitian. Gerakan – gerakan kerja yang dilakukan pekerja diamati dan diteliti antara lain dengan menggunakan kamera – kamera film untuk merekamnya dan kemudian mempelajari hasilnya dengan kecepatan putar yang sangat lambat.

Dari penelitian – penelitian itu akhirnya Gilberth mendapatkan suatu prosedur untuk menganalisa gerakan kerja dan memperbaikinya. Prosedur itu adalah membagi gerakan-gerakan kerja menjadi elemen-elemen gerakan dasar yang merupakan bagian dari suatu gerakan misalnya gerakan tangan mengambil sebuah gelas diurai menjadi :

- Menjangkau [Reach = Re]

- Memegang [Grasp = G]

- Mengangkut [Move = M]

Gerakan Therblig.àElemen gerakan yang dikembangkan Gilberth berjumlah 17 buah elemen gerakan

Prinsip-prinsip ini dimaksudkan untuk :

Mendapatkan suatu sistem kerja yang terancang baik sehingga memudahkan dan menyamankan gerakan-gerakan kerja untuk sejauh mungkin menghindarkan atau melambatkan datangnya kelelahan (Fatique).

Pengantar Teknik Industri

  1. Teknik Industri = Industrial Engineering Disiplin ilmu keteknikan yang baru Lahir melalui proses evolusi yang lama Memenuhi kebutuhan akan tenaga-tenaga yang ahli dan terampil dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian serta pengendalian suatu sistem produksi atau industri yang luas dan kompleks. Kebutuhan untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi maupun produktifitas sistem produksi merupakan pendorong utama munculnya disiplin Teknik Industri Mengusahakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung oleh pertimbangan kelayakan teknis dan kelayakan sosio-ekonomis dengan mengutamakan peranan manusia sebagai faktor produksi yang utama.
  2. Pengertian Industri : Suatu lokasi atau tempat dimana aktifitas produksi akan diselenggarakan, sedangkan aktiftas produksi bisa dinyatakan sebagai sekumpulan aktifitas yang diperlukan untuk mengubah satu kumpulan masukan ( human resources, materials, energy, informasi dan lain-lain) menjadi produk keluaran ( finished product atau service ) yang memiliki nilai tambah.
  3. Ketetapan mengenai proses manajemen Sistem nilai dan tujuan yang ingin dicapai Struktur organisasi dikaitkan dengan hirarki, tanggung jawab dan wewenang Perancangan, perencanaan dan pengendalian aktifitas operasional yang harus dilaksanakan
  4. Wawasan Teknik Industri dan Analisa Manajemen Frederick Winslow Taylor – pioner pengembangan ilmu Teknik Industri memperkenalkan pendekatan manajemen ilmiah (scientific management) untuk menyelesaikan masalah – masalah industri secara lebih pasti. Pernyataan Taylor yang terkenal “knowing exactly what you want to do, and then seeing that they do it in the best and cheapest way ”. Filosofis dasar yang sama, perbedaan hanya terletak pada obyek yang dihadapi.
  5. Ruang Lingkup wawasan engineering dan management Engineering Problem terdefinisikan Sub-sistem material Penuh dengan faktor yang serba pasti Asumsi berlangsung secara kontinue Data-data bisa dikembangkan dengan baik Keputusan diambil secara analitis Management Problem tidak bisa didefinisikan secara jelas Sub-sistem manusia Banyak berhadapan dengan faktor yang tidak pasti Asumsi tidak berlaku secara kontinue Data base tidak lengkap Keputusan lebih banyak diambil berdasarkan intuisi
  6. Secara definitif ilmu teknik, keteknikan ataupun engineering bisa dinyatakan sebagai : “ The profession in which a knowledge of the mathematical and natural sciences gained by study, experience, and practice is applied with judgement to develop ways to utilize, economically, the materials and forces of nature for the benefit of man kind “
  7. Teknik Industri merancang sistem industri yang berorientasi pada Human Activity System Proses manufacturing atau prosedur-prosedur proses lainnya dalam industri jasa, kimia Material, mesin dan peralatan, metoda kerja Tata letak (layout) dari faslitas dan aliran material Desain area kerja Prosedur perawatan, K-3 Management Control System Sistem manajemen perancangan Prosedur peramalan, perencanaan dan pengendalian produksi Analisa ekonomi dan penganggaran Perancangan penggajian, upah dan insentif/bonus Perancangan organisasi, alokasi sumber daya manusia Perencanaan kebutuhan material, sistem pengendalian persediaan, sistem pengendalian kualitas
  8. DEFINITION of Industrial Eng. – AIIE, 1962 Industrial Engineering is concerned with the design, installation, improvement, and operation of integrated system of men, machines, material, energy, land, and information ; Drawing upon the specialized knowledge in mathematics, social and natural sciences, principles and methodologies in engineering and management, to predict and to enhance the result to be obtained from the operation of such system. FALSAFAH ILMU TEKNIK INDUSTRI Dengan merancang, membangun, dan kemudian melakukan upaya-upaya perbaikan secara berkesinambungan pada sistem integral, dimunculkan suatu falsafah berikut ini : There is No Best Way to do a job, there is always a Better Way III. Peran Serta Profesional Teknik Industri ENGINEERING CRITERIA 2000 (ABET) Harus mampu mendemonstrasikan kemampuan untuk merancang, mengembangkan, menerapkan dan memperbaiki sistem integral yang terdiri dari orang, material, peralatan, energi, informasi, dan tanah/ lingkungan hidup. Untuk itu, harus pula menyertakan instruksi yang mendalam untuk menyelesaikan integrasi sistem dengan menggunakan analitikal, komputerisasi dan praktek eksperimental secara tepat. ENGINEERING CRITERIA 2000
  9. Kel. Matematika & Ilmu Alam Kel. Umum Kel. Ilmu Sosial & Manajemen Kel. Eng. Science Umum Kel. Eng. Science TI INOVASI PRODUK INOVASI PROSES Peran Keilmuan TI dalam Inovasi Industri Kel. Eng. design -Peranc TI, -Anal. Perc Bisnis -Perc. Tata Lt. Facilitas – Agama, Pend Kewrgnegaraan, bhs Inggris, TT&Kom, Peng.Ling – Peng.IE, analisa biaya, Psiko Indstri Perc Org, Peng.Bis &mgmn – MengTek, MekTek, MatTek, Elek.Ind, Pemrog &Dasar Komputer – Peng TI, Probabilitas, Statistik Ind, Optimasi, Mdl Stokastik, EkTek, SimKom, APK, PSKE, Pros.Mfktr, Peng&Penjmn Mutu, P2P, Pemodelan system
  10. New model/ Project mngmt Production Preparation INOVASI PRODUK Kontribusi Sarjana TI dalam Inovasi Industri Technology Management Feasibility Study (Market, Cost, Prod.) 4M preparation Product techno choice Leadership, Plan.& Org.
  11. Quality Management (QAC) Logistic / Supply Chain Mgt. Safety, Health & Ergonomic (Peranc. Sist. Kerja) Moral & Motivation (Psiko Ind.,etc) Productivity Mgt INOVASI PROSES Kontribusi Sarjana TI dalam Inovasi Industri Cost Mgt (analisa biaya, Ekon. teknik) Sistem produksi/proses manufaktur Environment Mgt
  12. Engineers or Managers? (Insinyur/Teknolog atau Ekonom/Teknokrat)
  13. Phase-Phase Perkembangan Aktivitas Produksi di Industri Phase-Phase Perkembangan Job Order Mass Customization Mass Production Mass Marketing Macam & Volume Produk Area Lokasi Pemasaran Sifat Perubahan Terjadi Periode Customized, kecil, terbatas Lokal Tersendat, Trial & Error Sebelum Revolusi Industri Standard, seri, batch, massal Diversifikasi, banyak model Sangat terdiver sifikasi & masal Regional Nasional Global/ Internasional Lambat, Scientific Method Cepat Turbulent 1930 – 1950 1950 – Skg Revolusi Industri – 1930
  14. Why IE Was Born ? As a result of industrial Revolution Need for technically trained people who could plan, organize, and manage the operations of large complex system Need to increase productivity and efficiency of Operation System.
  15. Perkembangan Teknik Industri (s/d tahun 1950-an) Tokoh-Tokoh : Adam Smith (1776) – specialization, productivity Charles Babbage (1832) – Division of Labor Frederick W. Taylor (1905) – Scientific Management Frank & Lillian Gilbreth (1912) – Micro-motion Study Organisasi : Society to Promote the Science of Management (1912) The Taylor Society (1915) Society of Industrial Engineers (1917) Konsep-Konsep : Wealth of Nations – spesialisasi/keahlian untuk meningkatkan produktivitas kerja Economy of Machinery and Manufacturers – pembagian kerja Principles of Scientific management Human Factors, Ergonomics, Micro-motion Economy
  16. Perkembangan Teknik Industri (1950-1970) AIIE – American Institute of Industrial Engineers (1948) Bidang perhatian : Teknik Tata Cara Pengukuran Kerja Pengendalian : produksi, persediaan, kualitas (mutu), waktu, biaya, anggaran, dll Evaluasi jabatan, sistem pengupahan: analisis jabatan, analisis kinerja, upah perangsang, administrasi pengupahan, dll Rancangan dan fasilitas pabrik : tata letak, pengadaan dan peremajaan peralatan, perancangan produk, perkakas, peralatan, dll Sarana : Statistika, Operation Research, Psikologi Industri
  17. Perkembangan Teknik Industri (1970-1990) AIIE menjadi IIE (Institute of Industrial Engineers) Bidang perhatian : Bidang Industri : antariksa, bank dan keuangan, elektronika, pemerintahaan, pelayanan kesehatan (rumah sakit), retail, industri baja, transportasi dan distribusi, utilitas, dll. Bidang Sistem Manusia dan Informasi : komputer dan sistem informasi, ekonomi teknik, ergonomi, hubungan kerja dan industri, manajemen, tata-cara dan pengukuran kerja, dll Bidang Sistem Produksi : manajemen energi, perancangan dan perencanaan fasilitas, sistem manufaktur, penelitian operasional, pengendalian produksi dan persediaan, pengendalian mutu dan keandalan.
  18. Perkembangan Teknik Industri (1990 s/d sekarang) Topik-Topik Baru : CIM – Computer Integrated Manufacturing DSS – Decision Support System JIT – Just-in-Time Production System Perkembangan variasi dari sistem produksi, penelitian operasional, manajemen sumber daya manusia, dsb Knowledge-Based-Management, Supply Chain, Six Sigma, dll Topik-topik lama tetap berkembang seperti ergonomi, pengukuran kerja (dalam skala makro) Didasari oleh perkembangan komputer dan teknologi informasi
  19. Perkembangan Disiplin Teknik Industri Phase Perkembangan Revolusi Industri (1750-1900-an) Scientific Management (1890 – 1930-an) Industrial Engineering (1930-1950-an) Operations Research (1945-1970-an) Industrial & System Engineering Problematik, Kasus, Konsep, atau Pengembangan Teori Mekanisasi Proses-2 Produksi, Interchange-ability Parts, Standardisasi Produk (awal Mass Production) Time & Motion Studies, Organization (Functional) Design, Production Planning & Scheduling, Inventory Model (EOQ), Statistical QC, Line Balancing, etc. Control Theory, Large-Scale System, Total System Design, Social System, Cybernetics, Behavioral Theory Tool Design, Engineering Economy, Human Engineering (Ergonomics), Facilities Location & Layout, Queuing Theory, Analyzing Productivity, Management Controls, etc Digital Computer, Mathematical Programming, Reliability Analysis, Decision/Optimization Theory, System Engineering, Automation, Mgmt Information System, etc. Skala Pandang MIKRO MIKRO & MAKRO
  20. Kompetensi Teknik Industri Menyongsong Masa Depan Sumber: Sinks, DS. Can IE’s Become Master of Change? Journal Industrial Engineering, December 1985 Teknik Industri Teknik Industri Aliran Tradisional Aliran Modern – Work Measurement + (plus) Performance & Productivity Measurement – Methods Engineering + (plus) Operation Analysis, I/O Analysis, etc – Human Factors Engineering + (plus) Socio -Technical System Design – Operation Research + (plus) Mgmt Support System Design, Development and Facilitation – Engineering Economy + (plus) Capital Productivity Management – Manufacturing Processes, + (plus) Manufacturing Systems Mgmt, Productivity Inventory Control, Facilities Management Planing, Production Control – Quality Control, Reliability + (plus) Quality Management (Total) and Statistics – Productivity Improvement + (plus) Strategic Planning/Mgmt, etc – Computers Programming, + (plus) Corporate Finance, Cost Analysis, Organization Industrial Organization/Mgmt Development/Behavior, Industrial Psychology
  21. Karakteristik Keilmuan TI/MI TI/MI memberikan peluang untuk bekerja dalam berbagai jenis bidang kerja (bisnis/ industri). Aspek yang paling menonjol dari disiplin TI/MI adalah “ flexibility ” dalam aplikasi ilmu TI/MI (all share the common goal of saving companies money and increasing efficiencies ). Dalam kondisi dimana banyak manajer perusahaan menghadapi masalah peningkatan daya saing, maka mereka harus mampu memperbaiki kualitas/produktivitas, menekan biaya, dan mempercepat waktu penyerahan barang. Disini diperlukan lulusan TI/MI, karena disiplin TI/MI memang mengajarkan kompetensi dan/atau kemampuan (spesialis) untuk permasalahan ini ( eliminate waste of time, money, materials, energy, and other commodities ). Disiplin TI/MI diharapkan mampu “menyelamatkan” uang perusahaan. Orang-orang TI/MI dianggap bisa memahami proses tetapi juga sekaligus melihat proses produksi tidak hanya sebagai proses aliran material ( material flow ) namun juga sekaligus sebagai proses aliran uang ( cash flow ). Industrial engineers figure out how to do things better; they engineer processes and systems that improve quality and productivity.
  22. What Do IEs Do ? As a management engineer in a hospital, you may help doctors and nurses make the best use of their time in treating patients. You may also design procedures for optimum use of medical facilities to help bring the cost of healthcare down. As an ergonomist in a television manufacturing plant, you may change the tools workers use to assemble televisions to reduce the risk of repetitive stress injuries. As an operations analysts for an airline, you may design a bar coding system for identifying and transporting passengers’ luggage to ensure that it does not get lost. As a quality engineer for a public gas and electric company, you may improve customer satisfaction by designing a process to schedule service calls around the availability of the customer.
  23. Teknik Industri …Hard or Soft Engineering? Orang seringkali sulit sekali menempatkan disiplin Teknik Industri ini didalam ranah habitat “engineering” yang begitu mengunggulkan kemampuan dan kompetensi merancang — bisa berupa rancangan produk ataupun rancangan proses — dengan berlandaskan analisa pendekatan kuantitatif dan serba eksak. Disisi lain problematika industri yang dijumpai seringkali juga lebih cenderung begitu kompleks, gampang berubah, penuh unsur ketidak-pastian, abstraktif dan sulit untuk diramalkan dengan pendekatan obyektif; sehingga memerlukan penyelesaian yang lebih bersifat sistemik, holistik, dan komprehensif-integral.
  24. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri Topik Pertama – Dinamika Aliran Material & Uang. Penekanan pada prinsip-prinsip yang terjadi saat proses transformasi — seringkali juga disebut sebagai proses nilai tambah — dan aliran material yang berlangsung dalam sistem produksi yang terus berkelanjutan sampai meningkat ke persoalan aliran distribusi dari produk akhir (output) menuju ke konsumen.
  25. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri Kedua – Dinamika Aliran Informasi. Menyangkut aliran informasi yang diperlukan dalam proses pengambil an keputusan manajemen khusus nya dalam skala operasional seperti perencanaan produksi agregat, pe ngendalian kualitas, dan berbagai macam problem manajemen pro-duksi/operasional akan merupakan kajian pokoknya.
  26. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri Ketiga cenderung membawa disiplin Teknik Industri ini untuk bergerak kearah persoalan-persoalan yang bersifat makro-strategis sebagai sebuah mata rantai pasok (supply chain) yang saling terkait dan membentuk sebuah jaringan kerja (network). Topik ketiga ini cenderung membawa disiplin teknik industri untuk menjauhi persoalan-persoalan teknis (deterministik-fisik-kuantitatif) yang umum dijumpai di lini produksi (topik pertama) dan lebih banyak bergelut dengan persoalan non-teknis (stokastik-abstraktif-kualitatif).
  27. Systems and Tools (Mathematical Models) Engineering Management Ergonomics/ Human Factors Manufacturing Process/Technology Industrial Engineering (IE) Areas of Teaching & Research
  28. Tantangan & Peluang Riset ? Ditengah-tengah keterpurukan industri nasional — baik yang bergerak di sektor manufaktur maupun jasa — didalam menghadapi persaingan global; disiplin Teknik Industri sudah sepatutnya mengambil peluang ini dengan menunjukkan letak keunggulan disiplin TI dibandingkan dengan disiplin keteknikan maupun keilmuan yang lain untuk memberi solusi-solusi yang lebih cerdas. Tantangan maupun ancaman yang menimpa industri nasional justru membuka peluang lebih besar bagi disiplin Teknik Industri untuk melakukan penelitian-penelitian baik berupa penelitian dasar ( fundamental research ), penelitian terapan ( applied research ), ataupun penelitian tindakan/pesanan ( action research ). Cukup banyak kasus yang bisa ditarik dari situasi dan kondisi yang terjadi di industri nasional yang memberi banyak peluang bagi kita untuk mengaplikasikan semua “ IE’s Tools ” yang kita miliki guna memberikan analisa dan jawaban konkrit. Karakteristik disiplin Teknik Industri yang menekankan model pendekatan sistemik, holistik, serta komprehensif-integral akan sangat efektif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan industri yang memiliki spektrum luas dari ranah mikro (teknis-operasional) sampai ke makro (sosial-ekonomis-lingkungan).

 

Arti Kasih sayang

Kasih sayang adalah esensi dari cinta yang murni. Secara ideal keseimbangan di dalam memberi serta menerima kasih sayang. Cobalah untuk belajar menyayangi kekasih mu sebelum kamu menyeyangi dirimu sendiri. Nyatakanlah kasih sayangmu padanya dengan perhatian, bersikap pengertian, bicara dengan kata-kata yang manis, menghidangkan makanan atau minuman kesukaannya, dsb. Jangan sedih dan kecewa kalau kekasihmu tampak belum sungguh-sungguh menyayangimu. Jangan berhenti menyayanginya, karena cepat atau lambat dia akan merespon kasih sayangmu dengan kasih sayangnya yang murni.

Makna tentang Arti Cinta

Arti Cinta dan Kasih Sayang – Semua orang mendambakan cinta yang terjalin akan indah berseri sepanjang masa. Oleh karena kehangatan sebuah api cinta yang bisa padam, terdapatlah sebuah keindahan pesona cinta bisa memudar serta hilang. Oleh karena itu diperlukan pemahaman dan usaha untuk menyalakan api cinta dan mempertahankan keindahan cinta.

Cinta yang mempunyai berbagai pengertian yang cukup signifikan apabila kita dilihat dari berbagai jenis sudut pandang. Namun, seseorang yang telah menyebutkan bahwa cinta merupakan racun. Dan ada juga yang telah menyebutkan bahwa cinta adalah madu. namun apabila kita mencoba mendalami apa itu cinta dan kasih sayang pasti kehidupan yang bermakna akan kita dapatkan. Sekarang coba bayangkan, tidak ada orang satupun yang tidak membutuhkan cinta dan kasih sayang. ketika seseorang itu lahir pun langsung mendapatkan cinta dan kasih sayang.

Memang cinta butuh pengorbanan, tapi dengan pengorbanan tersebutlah kita akan mendapatkan suatu pembelajaran untuk perjalanan suatu hubungan di kemudian hari. Jika cinta sudah berbicara janganlah Anda tolak ataupun Anda hiraukan sesungguhnya anda hanya membohongi dirimu sendiri akan kebenaran.

Klasisfikasi Usaha Industri

Istilah industri sering diidentikkan dengan semua kegiatan ekonomi manusia yang mengolah barang mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Dari definisi tersebut, istilah industri sering disebut sebagai kegiatan manufaktur (manufacturing). Padahal, pengertian industri sangatlah luas, yaitu menyangkut semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan komersial.

Karena merupakan kegiatan ekonomi yang luas maka jumlah dan macam industri berbeda-beda untuk tiap negara atau daerah. Pada umumnya, makin maju tingkat perkembangan perindustrian di suatu negara atau daerah, makin banyak jumlah dan macam industri, dan makin kompleks pula sifat kegiatan dan usaha tersebut. Cara penggolongan atau pengklasifikasian industri pun berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya, pengklasifikasian industri didasarkan pada kriteria yaitu berdasarkan bahan baku, tenaga kerja, pangsa pasar, modal, atau jenis teknologi yang digunakan. Selain faktor-faktor tersebut, perkembangan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara juga turut menentukan keanekaragaman industri negara tersebut, semakin besar dan kompleks kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi, maka semakin beranekaragam jenis industrinya.

Adapun klasifikasi industri berdasarkan kriteria masing-masing, adalah sebagai berikut.

1. Klasifikasi industri berdasarkan bahan baku

Tiap-tiap industri membutuhkan bahan baku yang berbeda, tergantung pada apa yang akan dihasilkan dari proses industri tersebut. Berdasarkan bahan baku yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri ekstraktif, yaitu industri yang bahan bakunya diperoleh langsung dari alam. Misalnya: industri hasil pertanian, industri hasil perikanan, dan industri hasil kehutanan.

b. Industri nonekstraktif, yaitu industri yang mengolah lebih lanjut hasilhasil industri lain. Misalnya: industri kayu lapis, industri pemintalan, dan industri kain.

c. Industri fasilitatif atau disebut juga industri tertier. Kegiatan industrinya adalah dengan menjual jasa layanan untuk keperluan orang lain. Misalnya: perbankan, perdagangan, angkutan, dan pariwisata.

 2. Klasifikasi industri berdasarkan tenaga kerja

Berdasarkan jumlah tenaga kerja yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri rumah tangga, yaitu industri yang menggunakan tenaga kerja kurang dari empat orang. Ciri industri ini memiliki modal yang sangat terbatas, tenaga kerja berasal dari anggota keluarga, dan pemilik atau pengelola industri biasanya kepala rumah tangga itu sendiri atau anggota keluarganya. Misalnya: industri anyaman, industri kerajinan, industri tempe/ tahu, dan industri makanan ringan.

b. Industri kecil, yaitu industri yang tenaga kerjanya berjumlah sekitar 5 sampai 19 orang, Ciri industri kecil adalah memiliki modal yang relative kecil, tenaga kerjanya berasal dari lingkungan sekitar atau masih ada hubungan saudara. Misalnya: industri genteng, industri batubata, dan industri pengolahan rotan.

c. Industri sedang, yaitu industri yang menggunakan tenaga kerja sekitar 20 sampai 99 orang. Ciri industri sedang adalah memiliki modal yang cukup besar, tenaga kerja memiliki keterampilan tertentu, dan pimpinan perusahaan memiliki kemapuan manajerial tertentu. Misalnya: industri konveksi, industri bordir, dan industri keramik.

d. Industri besar, yaitu industri dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 100 orang. Ciri industri besar adalah memiliki modal besar yang dihimpun secara kolektif dalam bentuk pemilikan saham, tenaga kerja harus memiliki keterampilan khusus, dan pimpinan perusahaan dipilih melalui uji kemapuan dan kelayakan (fit and profer test). Misalnya: industri tekstil, industri mobil, industri besi baja, dan industri pesawat terbang.

3. Klasifikasi industri berdasarkan produksi yang dihasilkan

Berdasarkan produksi yang dihasilkan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri primer, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda yang tidak perlu pengolahan lebih lanjut. Barang atau benda yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati atau digunakan secara langsung. Misalnya: industri anyaman, industri konveksi, industri makanan dan minuman.

b. Industri sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang atau benda yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut sebelum dinikmati atau digunakan. Misalnya: industri pemintalan benang, industri ban, industri baja, dan industri tekstil.

c. Industri tertier, yaitu industri yang hasilnya tidak berupa barang atau benda yang dapat dinikmati atau digunakan baik secara langsung maupun tidak langsung, melainkan berupa jasa layanan yang dapat mempermudah atau membantu kebutuhan masyarakat. Misalnya: industri angkutan, industri perbankan, industri perdagangan, dan industri pariwisata.

4. Klasifikasi industri berdasarkan bahan mentah

Berdasarkan bahan mentah yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri pertanian, yaitu industri yang mengolah bahan mentah yang diperoleh dari hasil kegiatan pertanian. Misalnya: industri minyak goreng, Industri gula, industri kopi, industri teh, dan industri makanan.

b. Industri pertambangan, yaitu industri yang mengolah bahan mentah yang berasal dari hasil pertambangan. Misalnya: industri semen, industri baja, industri BBM (bahan bakar minyak bumi), dan industri serat sintetis.

c. Industri jasa, yaitu industri yang mengolah jasa layanan yang dapat mempermudah dan meringankan beban masyarakat tetapi menguntungkan. Misalnya: industri perbankan, industri perdagangan, industri pariwisata, industri transportasi, industri seni dan hiburan.

5. Klasifikasi industri berdasarkan lokasi unit usaha

Keberadaan suatu industri sangat menentukan sasaran atau tujuan kegiatan industri. Berdasarkan pada lokasi unit usahanya, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri berorientasi pada pasar (market oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah persebaran konsumen.

b. Industri berorientasi pada tenaga kerja (employment oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah pemusatan penduduk, terutama daerah yang memiliki banyak angkatan kerja tetapi kurang pendidikannya.

c. Industri berorientasi pada pengolahan (supply oriented industry), yaitu industri yang didirikan dekat atau ditempat pengolahan. Misalnya: industri semen di Palimanan Cirebon (dekat dengan batu gamping), industri pupuk di Palembang (dekat dengan sumber pospat dan amoniak), dan industri BBM di Balongan Indramayu (dekat dengan kilang minyak).

d. Industri berorientasi pada bahan baku, yaitu industri yang didirikan di tempat tersedianya bahan baku. Misalnya: industri konveksi berdekatan dengan industri tekstil, industri pengalengan ikan berdekatan dengan pelabuhan laut, dan industri gula berdekatan lahan tebu.

e. Industri yang tidak terikat oleh persyaratan yang lain (footloose industry), yaitu industri yang didirikan tidak terikat oleh syarat-syarat di atas. Industri ini dapat didirikan di mana saja, karena bahan baku, tenaga kerja, dan pasarnya sangat luas serta dapat ditemukan di mana saja. Misalnya: industri elektronik, industri otomotif, dan industri transportasi.

6. Klasifikasi industri berdasarkan proses produksi

Berdasarkan proses produksi, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri hulu, yaitu industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan baku untuk kegiatan industri yang lain. Misalnya: industri kayu lapis, industri alumunium, industri pemintalan, dan industri baja.

b. Industri hilir, yaitu industri yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen. Misalnya: industri pesawat terbang, industri konveksi, industri otomotif, dan industri meubeler.

7. Klasifikasi industri berdasarkan barang yang dihasilkan

Berdasarkan barang yang dihasilkan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri berat, yaitu industri yang menghasilkan mesin-mesin atau alat produksi lainnya. Misalnya: industri alat-alat berat, industri mesin, dan industri percetakan.

b. Industri ringan, yaitu industri yang menghasilkan barang siap pakai untuk dikonsumsi. Misalnya: industri obat-obatan, industri makanan, dan industri minuman.

8. Klasifikasi industri berdasarkan modal yang digunakan

Berdasarkan modal yang digunakan, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN), yaitu industri yang memperoleh dukungan modal dari pemerintah atau pengusaha nasional (dalam negeri). Misalnya: industri kerajinan, industri pariwisata, dan industri makanan dan minuman.

b. Industri dengan penanaman modal asing (PMA), yaitu industri yang modalnya berasal dari penanaman modal asing. Misalnya: industri komunikasi, industri perminyakan, dan industri pertambangan.

c. Industri dengan modal patungan (join venture), yaitu industri yang modalnya berasal dari hasil kerja sama antara PMDN dan PMA. Misalnya: industri otomotif, industri transportasi, dan industri kertas.

9. Klasifikasi industri berdasarkan subjek pengelola

Berdasarkan subjek pengelolanya, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri rakyat, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik rakyat, misalnya: industri meubeler, industri makanan ringan, dan industri kerajinan.

b. Industri negara, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik Negara yang dikenal dengan istilah BUMN, misalnya: industri kertas, industri pupuk, industri baja, industri pertambangan, industri perminyakan, dan industri transportasi.

10. Klasifikasi industri berdasarkan cara pengorganisasian

Cara pengorganisasian suatu industri dipengaruhi oleh berbagai factor, seperti: modal, tenaga kerja, produk yang dihasilkan, dan pemasarannya. Berdasarkan cara pengorganisasianya, industri dapat dibedakan menjadi:

a. Industri kecil, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal relatif kecil, teknologi sederhana, pekerjanya kurang dari 10 orang biasanya dari kalangan keluarga, produknya masih sederhana, dan lokasi pemasarannya masih terbatas (berskala lokal). Misalnya: industri kerajinan dan industri makanan ringan.

b. Industri menengah, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal relative besar, teknologi cukup maju tetapi masih terbatas, pekerja antara 10-200 orang, tenaga kerja tidak tetap, dan lokasi pemasarannya relative lebih luas (berskala regional). Misalnya: industri bordir, industri sepatu, dan industri mainan anak-anak.

c. Industri besar, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal sangat besar, teknologi canggih dan modern, organisasi teratur, tenaga kerja dalam jumlah banyak dan terampil, pemasarannya berskala nasional atau internasional. Misalnya: industri barang-barang elektronik, industri otomotif, industri transportasi, dan industri persenjataan.

11. Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian

Selain pengklasifikasian industri tersebut di atas, ada juga pengklasifikasian industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 19/M/ I/1986 yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Adapun pengklasifikasiannya adalah sebagai berikut:

a. Industri Kimia Dasar (IKD)

Industri Kimia Dasar merupakan industri yang memerlukan: modal yang besar, keahlian yang tinggi, dan menerapkan teknologi maju. Adapun industri yang termasuk kelompok IKD adalah sebagai berikut:

1) Industri kimia organik, misalnya: industri bahan peledak dan industri bahan kimia tekstil.

2) Industri kimia anorganik, misalnya: industri semen, industri asam sulfat, dan industri kaca.

3) Industri agrokimia, misalnya: industri pupuk kimia dan industri pestisida.

4) Industri selulosa dan karet, misalnya: industri kertas, industri pulp, dan industri ban.

  b. Industri Mesin Logam Dasar dan Elektronika (IMELDE)

Industri ini merupakan industri yang mengolah bahan mentah logam menjadi mesin-mesin berat atau rekayasa mesin dan perakitan. Adapun yang termasuk industri ini adalah sebagai berikut:

1) Industri mesin dan perakitan alat-alat pertanian, misalnya: mesin traktor, mesin hueler, dan mesin pompa.

2) Industri alat-alat berat/konstruksi, misalnya: mesin pemecah batu, buldozer, excavator, dan motor grader.

3) Industri mesin perkakas, misalnya: mesin bubut, mesin bor, mesin gergaji, dan mesin pres.

4) Industri elektronika, misalnya: radio, televisi, dan komputer.

5) Industri mesin listrik, misalnya: transformator tenaga dan generator.

6) Industri keretaapi, misalnya: lokomotif dan gerbong.

7) Industri kendaraan bermotor (otomotif), misalnya: mobil, motor, dan suku cadang kendaraan bermotor.

8) Industri pesawat, misalnya: pesawat terbang dan helikopter.

9) Industri logam dan produk dasar, misalnya: industri besi baja, industri alumunium, dan industri tembaga.

10) Industri perkapalan, misalnya: pembuatan kapal dan reparasi kapal.

11) Industri mesin dan peralatan pabrik, misalnya: mesin produksi, peralatan pabrik, the blower, dan kontruksi.

c. Aneka Industri (AI)

Industri ini merupakan industri yang tujuannya menghasilkan bermacammacam barang kebutuhan hidup sehari-hari. Adapun yang termasuk industri ini adalah sebagai berikut:

1) Industri tekstil, misalnya: benang, kain, dan pakaian jadi.

2) Industri alat listrik dan logam, misalnya: kipas angin, lemari es, dan mesin jahit, televisi, dan radio.

3) Industri kimia, misalnya: sabun, pasta gigi, sampho, tinta, plastik, obatobatan, dan pipa.

4) Industri pangan, misalnya: minyak goreng, terigu, gula, teh, kopi, garam dan makanan kemasan.

5) Industri bahan bangunan dan umum, misalnya: kayu gergajian, kayu lapis, dan marmer.

d. Industri Kecil (IK)

Industri ini merupakan industri yang bergerak dengan jumlah pekerja sedikit, dan teknologi sederhana. Biasanya dinamakan industri rumah tangga, misalnya: industri kerajinan, industri alat-alat rumah tangga, dan perabotan dari tanah (gerabah).

e. Industri pariwisata

Industri ini merupakan industri yang menghasilkan nilai ekonomis dari kegiatan wisata. Bentuknya bisa berupa: wisata seni dan budaya (misalnya: pertunjukan seni dan budaya), wisata pendidikan (misalnya: peninggalan, arsitektur, alat-alat observasi alam, dan museum geologi), wisata alam (misalnya: pemandangan alam di pantai, pegunungan, perkebunan, dan kehutanan), dan wisata kota (misalnya: melihat pusat pemerintahan, pusat perbelanjaan, wilayah pertokoan, restoran, hotel, dan tempat hiburan).

 

Pengertian Industri Kecil

Pengertian Industri Kecil

Menurut Irianto (1996) dalam perekonomian nasional, industri kecil merupakan suatu basis yang cukup besar dalam menunjang ekspor nonmigas, dan memperkuat struktur industri transformasi dari masyarakat agraris menjadi masyarkat industri. Industri kecil mempunyai peranan yang cukup kuat untuk mendorong restrukturisasi pedesaan kearah yang lebih berkembang, melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penyebaran industri dalam rangka mengantisipasi ketimpangan antara perekonomian di perkotaan dan pedesaan.

Untuk menumbuhkan wirausaha baru, dalam mengembangkan industri kecil perlu adanya pembinaan melalui sentra-sentra industri. Sasarannya adalah untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, guna meningkatnya pendapatan dan penyebaran industri yang merata dan tercapainya peningkatan kemampuan industri dalam aspek penyediaan produk jadi, bahan baku untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

Kanwil Perindustrian merumuskan industri kecil sebagai berikut :

  • Sentra industri kecil merupakan suatu wilayah dimana di dalamnya terjadi pengelompokan industri-industri kecil yang sejenis atau memiliki kaitan erat diantara industri kecil tersebut, dimana wilayah kerjanya tidak dibatasi oleh wilayah administrasi saja tetapi ditentukan oleh wilayah industri kecil itu sendiri.
  • Non sentra industri kecil mempunyai pengertian bahwa letak-letak industri tersebar atau tidak mengelompok.
  • Industri kecil pedesaan mempunyai suatu kegiatan industri baik, yang berbentuk kelompok atau tidak yang berlokasi di desa sesuai dengan tipologi desanya dan biayanya yang dimiliki oleh petani atau kelompok pengrajin dalam bentuk usaha komparatif .

Definisi industri kecil menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yaitu :

  • Industri dengan investasi yang kurang dari Rp.5 juta.
  • Sumber modal usaha pada umumnya berasal dari tabungan sendiri atau lembaga keuangan tidak resmi.
  • Sebagian besar hasil produksi atau jasa mereka hanya dikenali oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah atau sebagian kecil golongan ekonomi menengah.
  • Jumlah tenaga kerjanya kurang dari 19 orang .

Di Indonesia, industri kecil dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah tenaga kerja, nilai investasi yang digunakan dan nilai asetnya. Selain itu sebagian besar memiliki ciri-ciri industri yang mengandalkan ketrampilan tradisional, seni dan penggunaan teknologi yang tepat guna. Namun demikian masih belum ada persamaan persepsi tentang pengertian industri kecil, karena masih tergantung kepentingan masing-masing pihak.

Selain itu definisi industri kecil menurut Bank Indonesia berbeda lagi, yang mengartikan bahwa industri kecil memiliki aset neto (tanpa gedung dan tanah) kurang dari Rp. 100 juta.

 

2.5.2.  Ciri-ciri Industri Kecil

Industri kecil merupakan salah satu sektor informal yang mempunya ciri-ciri sebagai berikut :

1.       Kegiatan usahanya tidak terorganisir dengan baik.

2.       Pada umumnya unit usaha tidak mempunyai ijin usaha.

3.       Pola kegiatan usaha tidak terfokus dalam arti lokasi atau jam kerja.

4.       Pada umunya kebijaksanaan pemerintah untuk membangun golongan ekonomi lemah tidak sampai ke sektor industri kecil.

5.       Unit usaha mudah beralih ke sektor lain.

6.       Teknologi yang digunakan masih bersifat sederhana.

7.       Skala usaha kecil, karena modal dan perputaran usahanya juga kecil.

8.       Tidak memerlukan pendidikan formal, karena hanya berdasarkan pengalaman sambil kerja.

9.       Pada umumnya bekerja sendiri atau hanya dibantu karyawan atau kerabat/ keluarga yang tidak perlu dibayar.

10.   Sumber modal usaha pada umumnya berasal dari tabungan sendiri atau dari lembaga keuangan yang tidak resmi.

11.   Sebagian besar hasil produksi atau jasa mereka hanya dikenali oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah atau sebagian kecil atau golongan ekonomi menengah.

Berdasarkan pengertian dari BPS, menyebutkan bahwa industri kecil dibedakan menjadi 2, yaitu : industri rumah tangga dan pabrik kecil. Ciri-ciri dari industri rumah tangga yang menggunakan tenaga kerja kurang dari 5 orang adalah :

  • Sebagian besar pekerjanya adalah anggota keluarga sendiri dari pemilik/pengusaha yang pada umumnya tidak dibayar.
  • Proses produksinya masih manual dan dilakukan di rumah.
  • Produksinya bersifat musiman mengikuti kegiatan produksi di sektor pertanian yang juga bersifat musiman.
  • Jenis produksinya sederhana untuk konsumsi sederhana juga.

Sedangkan ciri-ciri dari pabrik kecil yang menggunakan tenaga kerja antara 5 sampai 19 orang, yaitu :

  • Produksinya lebih teratur dan sudah punya tempat khusus, biasanya berada di dekat rumah pemilik/pengusaha.
  • Sebagian besar pekerja sudah digaji.

 

Klasifikasi Industri

KLASIFIKASI INDUSTRI

 

Versi materi oleh Eni A dan Tri H

Apa sebenarnya yang dimaksud industri pasti kamu sudah bisa menjelaskan. Agar industri yang dibangun menghasilkan keuntungan, maka perlu penentuan lokasi yang tepat. Penentuan lokasi industry mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti faktor bahan baku, tenaga kerja, dan biaya angkut. Industri dapat diklasifikasikan menjadi banyak jenis atau kelompok.

Misalnya, industri diklasifikasikan berdasarkan modal, jumlah tenaga kerja, dan produk yang dihasilkan. Industri-industri dapat muncul dan berkembang pada suatu kawasan, sehingga terjadi aglomerasi industri. Apakah faktor penyebab gejala aglomerasi industri? Bagaimana keterkaitannya dengan sarana transportasi? Faktor apa yang menentukan lokasi industri? Untuk mengetahuinya, ikuti pemaparan berikut ini.

1. Klasifikasi Industri

Secara umum, kegiatan industri menghasilkan barang jadi. Proses yang berlangsung dalam kegiatan industri ada yang sederhana dan ada yang kompleks. Kegiatan industri yang kompleks membutuhkan peralatan mesin. Contoh industri perakitan atau asembling mobil, sepeda motor, dan televisi.

Berbagai jenis industri dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu. Klasifikasi industri berikut ini didasarkan modal dan tenaga kerja, barang yang dihasilkan, daerah pemasaran, lokasi, investasi-investasi dan tenaga kerja, serta departemen perindustrian.

a. Industri Berdasarkan Modal dan Jumlah Tenaga Kerja

Berdasarkan jumlah tenaga kerja dan modal yang digunakan dalam usaha industri, industri dapat dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu:

1) Industri Rumah Tangga

Dari namanya saja, sudah bisa dibayangkan besarnya modal dan tenaga kerja yang digunakan dalam industri rumah tangga. Perhatikan gambar di samping! Pada gambar menunjukkan industri rumah tangga yang menghasilkan tahu. Jika kamu menemui industri ini amatilah proses produksinya, jumlah tenaga kerja yang digunakan, dan peralatan yang digunakan. Tanyakan pula berapa modal yang digunakan. Dari jawaban-jawaban yang diperoleh dapat kamu gunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui ciri-ciri industri rumah tangga.

Industri rumah tangga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a) Modal yang digunakan relatif kecil.

b) Tenaga kerja yang digunakan tidak lebih dari 4 orang, biasanya dari anggota keluarga.

c) Peralatan yang digunakan sederhana dan bukan mesin.

d) Bertujuan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

2) Industri Kecil

Industri kecil membutuhkan modal dan tenaga kerja yang lebih banyak dibanding industri rumah tangga.

Industri kecil mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a) Modal yang dibutuhkan lebih besar daripada industry rumah tangga.

b) Jumlah tenaga kerja 5 sampai 19 orang.

c) Menggunakan teknologi sederhana.

d) Biasanya hanya merupakan usaha sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Industri kecil biasanya bergerak di bidang makanan dan kerajinan.

Contoh industri makanan adalah industri makanan kecil, kecap, kerupuk, dan sebagainya. Contoh industry kerajinan adalah industri batik, anyaman, mebel kayu, dan sebagainya.

3) Industri Sedang

Apabila dibandingkan dengan dua jenis industry sebelumnya, industri sedang merupakan industri yang membutuhkan lebih banyak modal dan jumlah tenaga kerja.

Ciri-ciri industri sedang sebagai berikut.

a) Modal lebih besar daripada industri kecil.

b) Tenaga kerja berjumlah 20 sampai 99 orang.

c) Sudah menggunakan teknologi yang cukup tinggi tetapi masih banyak menggunakan tenaga manusia.

d) Sudah menerapkan manajemen meskipun masih sederhana.

e) Sudah ada pembagian kerja, misalnya bagian keuangan, administrasi, produksi, dan pemasaran.

Contoh industri sedang antara lain industri konveksi (pakaian jadi), sepatu dan tas, alat olahraga, serta industry percetakan.

4) Industri Besar

Berdasarkan modal dan jumlah tenaga kerja, industri besar memiliki tingkatan yang paling tinggi.

Industri besar mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a) Membutuhkan modal besar.

b) Tenaga kerja yang dibutuhkan lebih dari 100 orang.

c) Menggunakan mesin-mesin berat dan modern.

d) Lebih banyak menggunakan tenaga mesin daripada tenaga manusia.

e) Produk yang dihasilkan untuk kebutuhan dalam negeri dan sebagai komoditas ekspor.

f) Manajemen perusahaan sangat rapi.

g) Pembagian kerja sudah jelas, misalnya direktur, bagian produksi, pemasaran, administrasi, keuangan, personalia, dan sebagainya.

Contoh industri besar antara lain industri semen, tekstil, kendaraan bermotor, mobil, pupuk kimia, dan sebagainya.

 

b. Industri Berdasarkan Barang yang Dihasilkan

Berdasarkan barang yang dihasilkan, industri dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu industri rumah tangga/ industri kecil, industri ringan, industri sedang, dan industri besar.

1) Industri Rumah Tangga/Industri Kecil

Industri kecil yang termasuk dalam kelas ini misalnya industri kerajinan. Ada banyak industri kerajinan, antara lain kerajinan tenun, batik tulis, ukiran kayu, payung, anyaman, logam, tanah liat, dan kulit.

2) Industri Ringan

Industri ringan menggunakan bahan baku atau bahan mentah dalam jumlah sedikit dan ringan. Barang yang dihasilkan tidak terlalu berat. Proses pengolahan cenderung lebih bersih dan sedikit menghasilkan polutan. Industri yang termasuk dalam industri ringan adalah industri makanan dan minuman, industri pakaian, industri tekstil, dan industri elektronik.

3) Industri Sedang

Ciri-ciri industri sedang hampir sama dengan industri ringan, hanya dalam penggunaan bahan mentah lebih banyak. Contoh industri sedang adalah industri konveksi, industri percetakan, dan industri penggergajian kayu.

4) Industri Berat

Industri berat dicirikan oleh penggunaan bahan mentah dalam jumlah banyak dan mesin-mesin berukuran besar. Barang-barang yang dihasilkan juga banyak dan besar. Industri berat cenderung membutuhkan lahan yang luas dan dapat mencemari lingkungan.

Contoh industri yang termasuk industri berat adalah industri besi dan baja, industri kapal, serta industri pesawat terbang. Industri Besi dan Baja sebagai Suatu Sistem Industri besi dan baja dapat dilihat sebagai suatu sistem. Produk baja dapat dibuat dalam pabrik besi dan baja yang terpadu. Proses terpadu menghasilkan produksi baja yang lebih efisien dengan biaya lebih rendah. Masukan (input), proses, dan produk yang dihasilkan (output) oleh pabrik besi dan baja yang terpadu ditunjukkan seperti skema di samping.

c. Industri Berdasarkan Daerah Pemasaran

Berdasarkan daerah pemasaran, industri dibedakan menjadi dua, yaitu industri dasar dan industri lokal.

1) Industri Dasar (Basic Industry)

Merupakan industri yang produksinya ditujukan untuk ekspor atau dipasarkan ke luar negeri.

2) Industri Lokal (Non-Basic Industry)

Industri lokal, yaitu industri yang hasil produksinya dipasarkan di pasar lokal (dalam negeri).

 

d. Industri Berdasarkan Orientasi

Berdasarkan orientasi, industri dibedakan menjadi empat sebagai berikut.

1) Industri Berorientasi Pasar (Market Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan lebih mendekatkan kepada konsumen atau pelanggan. Jarak lokasi industri dengan konsumen menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun industri. Selain itu, kualitas barang hasil industri, yang terkait dengan mutu, model, keawetan, dan kegunaan barang berpengaruh pada banyak sedikitnya konsumen barang hasil industri tersebut.

2) Industri Berorientasi Permintaan (Supply Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan menyediakan barangbarang kebutuhan konsumen. Apa yang dibutuhkan konsumen menjadi dasar pertimbangan didirikannya suatu industri. Selain itu, fasilitas pendukung seperti jalan, listrik, dan telepon juga dipertimbangkan.

3) Industri Berorientasi Tenaga Kerja (Power Oriented Industry)

Industri ini dibangun dengan tujuan mendayagunakan tenaga kerja. Lokasi industri berada di daerah yang tersedia banyak tenaga kerja.

4) Industri Berorientasi Bahan Mentah (Raw Material Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan memanfaatkan bahan mentah yang tersedia. Lokasi industri ini berada di daerah yang menyediakan bahan mentah. Alasan pembangunan industri di wilayah yang memiliki bahan mentah banyak, antara lain karena volume bahan mentah yang berat atau besar maupun kondisi bahan mentah yang cepat rusak, sehingga harus cepat diolah.

 

e. Industri Berdasarkan Intensitas Modal dan Pemakaian Tenaga Kerja

Berdasarkan klasifikasi ini, industri dapat digolongkan menjadi dua sebagai berikut.

1) Industri Padat Karya (Labour Intensive)

Merupakan industri yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak.

2) Industri Padat Modal (Capital Intensive)

Merupakan jenis industri yang menggunakan modal yang besar, digunakan dalam industri yang memakai mesin-mesin, pemrosesan barang maupun hasil produk mutakhir dan canggih.

 

f. Industri Menurut Departemen Perindustrian

Menurut Departemen Perindustrian, industri di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua sebagai berikut.

1) Industri Dasar (Hulu)

Industri ini meliputi industri mesin-mesin, logam dasar, dan industri kimia dasar. Industri ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meperkukuh struktur ekonomi. Contoh industri ini antara lain industri mesin pertanian, alatalat konstruksi, mesin-mesin listrik, kendaraan bermotor, kereta api, kapal, pesawat terbang, besi-besi konstruksi, besi baja, dan sebagainya.

2) Industri Hilir

Industri hilir berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi. Contohnya industry tekstil, kimia, alat-alat listrik, logam, bahan bangunan, dan industri pangan.

 

g. Penggolongan Industri Berdasarkan Bahan Dasar yang Digunakan

1) Industri Dasar

Merupakan industri yang menghasilkan bahan dasar untuk industri yang lain. Contoh, pabrik peleburan besi dan bauksit.

2) Industri Konveksi

Industri yang membuat pakaian jadi, seperti kaos, celana, dan kemeja.

3) Industri Agraris

Industri yang mengolah hasil-hasil pertanian, baik secara langsung maupun tidak langsung.

4) Industri Perakitan

Industri ini melakukan perakitan mesin-mesin untuk memproduksi barang jadi, misalnya industri perakitan mobil, barang-barang elektronik, dan pesawat terbang.

5) Industri Trafik

Bahan mentah dari industri trafik semuanya diimpor, karena di dalam negeri tidak tersedia, misalnya minuman anggur, bir, dan perajutan wol.

h. Penggolongan Industri Berdasarkan Jenis Usahanya

1) Industri Ekstratif

Industri ini bahan bakunya langsung dari alam, seperti pertambangan, pertanian, perikanan, kehutanan, perkebunan, dan sejenisnya.

2) Industri Nonekstratif

Merupakan industri yang mengambil bahan bakunya dari tempat lain yang disediakan oleh industri lain. Contoh, industri penerbit dan percetakan.

3) Industri Fasilitatif/Industri Jasa

Kegiatan dari industri ini adalah menjual jasa untuk keperluan lain. Contoh, industri perdagangan, perbankan, transportasi, dan komunikasi. Selain faktor-faktor tersebut, masih banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam penentuan lokasi industri. Untuk mengetahui faktor-faktor tersebut ikuti pemaparannya berikut ini.

Mempercepat Loadaing FireFox

Mempercepat Loadaing FireFox

Untuk meningkatkan kemampuan Firefox-3.0 dibutuhkan sedikit pengaturan settingan tambahan. Berikut tips untuk Menggandakan kecepatan browser Mozilla Firefox ini. Selamat mencoba.

1. Aktifkan browser Firefox-3.0 Anda dan ketikkan perintah “about:config” (tanpa tanda kutip), di address barnya.
2. Anda akan dibawa ke halaman konfigurasi Firefox-3.0. Kalau ada peringatan untuk hati-hati mengubah pengaturan pada halaman tersebut, klik yes atau ok saja.
3. Pada filter search bar di halaman konfigurasi, ketikkan “network.http.pipelining“. Pastikan valuenya sudah diset dengan nilai “true”. Jika masih “false”, klik ganda untuk menjadikannya “true”.
4. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.pipelining.maxrequests”. Double klik pada opsi ini dan rubah nilainya (value) menjadi 8.
5. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.proxy.pipelining”, double klik untuk merubah valuenya menjadi ‘true’.
6. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.dns.disableIPv6″. Double klik untuk merubah nilainya menjadi ‘true’.
7. Klik kanan di halaman konfigurasi tersebut dimanapun terserah, pilih new –>boolean. Ketikkan “content.interrupt.parsing”pada popup windows yang muncul kemudian klik OK. Ketika prompt untuk pilihan muncul, pilih ‘true’.
8. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.max.tokenizing.time”. Pada prompt value yang muncul masukkan nilai 2250000.
9. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.notify.interval”. Masukkan nilai 750000 pada prompt value yang muncul.
10. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> boolean. Ketikkan “content.notify.ontimer”. Pilih ‘true’ untuk isian prompt value yang muncul.
11. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.notify.backoffcount”. Pada prompt value yang muncul isikan value ’5′.
12. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.switch.threshold”. Isikan nilai 750000 pada prompt integer value yang muncul.
13. Terakhir, kembali klik kanan pada halaman konfigurasi, pilih new –>integer. Ketikkan “nglayout.initialpaint.delay”. Isikan nilai ’0′ pada prompt isian nilai yang muncul.

Restart ulang Firefoxnya. Langsung nikmati aja

Biografi Penulis

SAMUEL (39)

 

 

 

 

 

 

 

DATA DIRI:

Nama Lengkap : Samuel Soares
Tempat dan Tanggal Lahir : Atauro, 22 Juli 1988
Agama : Kristen Protestan (Jemaat Allah)

DATA PENDIDIKAN:

SMK :
STM Becora, Dili-Timor Leste Pada tahun 2004

-          (Jurusan : Teknik Elektronik Komunikasi)

SARJANA S1:
UNPAZ

Jurusan : Teknik Industri

KERJA :

-          Bagian Information Technology

BIDANG KONSENTRASI

-          Keamanan Sistem Komputer

BIOGRAPHY SAMUEL SOARES

Karir cemerlang dengan sapaan “SAM” tidang datang secara instan. Ibu dari Lucia Soares serta ayah dari Saul Soares ini mengawali karirnya di bidang Elektronik Komunikasi yang dimulai dari Electronic Service. Pria yang hobi membaca ini, belajar banyak mengenai ilmu motivasi diri melalui buku–buku yang dibacanya. Pria ini telah banyak mempertimbangakan kemajuan dan persaingan di masa-masa modern ini pada saat masih berkarir dalam bidang elektronik, entah kenapa dia memulai karir baru di bidang Komputer, Selain itu, kemampuan dalam bidang komputer yang telah terasa selama berkarir dalam bidang komputer sejak tahun 2008 hingga sekarang ini.

 

 

Pengertian Virus dan Jenis-Jenis Virus

Pengertian Virus dan Jenis-Jenis Virus Komputer

virus computer

 

 

Istilah computer virus pertama kali digunakan oleh Fred Cohen dalam papernya yang berjudul ‘Computer Viruses – Theory and Experiments’, pada tahun 1984. Berikut kutipan definisi yang diberikan oleh Cred Cohen dalam paper tersebut:

“We define a computer ‘virus’ as a program that can ‘infect’ other programs by modifying them to include a possibly evolved copy of itself. With the infection property, a virus can spread throughout a computer system or network using the authorizations of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected may also act as a virus and thus the infection grows.” 

Maka, menurut definisi yang diberikan di atas kita dapat menggarisbawahi beberapa sifat dasar virus komputer yaitu: mempunyai kemampuan untuk menjangkiti (menginfeksi) program lain dan menyebar. Pada dasarnya penggunaan isitlah virus dikarenakan adanya kesamaan dalam hal sifat antara virus komputer dengan virus yang kita kenal dalam dunia fisik. Di mana keduanya memiliki dua tujuan yaitu: untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Pada dasarnya virus komputer dapat diklasifikasi menjadi dua tipe. Tipe virus komputer yang pertama dibuat untuk tujuan penelitian dan studi, dan tidak dipublikasikan. Sedangkan tipe kedua yang merupakan kebalikan dari tipe pertama, merupakan virus komputer yang membahayakan sistem komputer pada umumnya, sering kali disebut dengan istilah virus ‘in the wild’.

Sejarah Virus Komputer

Berikut adalah sekilas sejarah mengenai virus komputer.

1981 Virus ‘in the wild’ pertama ditemukan. Virus yang bernama Elk Cloner ini menyebar melalui floppy disk pada komputer Apple II.

 

1983 Fred Cohen dalam paper-nya yang berjudul ‘Computer Viruses – Theory and Experiments’ memberikan definisi pertama mengenai virus komputer dan memaparkan eksperimen yang telah dilakukannya untuk membuktikan konsep dari sebuah virus komputer. Bersama dengan Len Adelman, ia menciptakan sebuah contoh virus pada komputer VAX 11/750 dengan sistem operasi Unix.

 

1986 Sepasang kakak adik dari Pakistan, Basit dan Amjad, menciptakan sebuah boot sector virus pertama yang diberi nama Brain. Brain sering kali disebut sebagai virus komputer pertama di dunia. PC-based Trojan pertama diciptakan dalam bentuk program shareware yang diberi nama PC-Write. Dalam beberapa laporan disebutkan bahwa file virus pertama, Virdem, juga ditemukan pada tahun yang sama. Virdem diciptakan oleh Ralf Burger.

1987 Virus-virus file infector seperti Leigh mulai bermunculan, kebanyakan menyerang file COM seperti COMMAND.COM. Pada tahun yang sama muncul virus penyerang file-file EXE pertama, Suriv 01 dan 02 serta Jerusalem. Mainframe IBM mengalami serangan worm IBM Christmas Worm dengan kecepatan replikasi setengah juta kopi per jam.

1988 Virus pertama yang menyerang komputer Macintosh, MacMag dan Scores, muncul. Pada tahun yang sama didirikan CERT (Computer Emergency Response Team) oleh DARPA dengan tujuan awalnya untuk mengatasi serangan Morris Worm yang diciptakan oleh Robert Morris.

1989 AIDS Trojan muncul sebagai trojan yang menggunakan samaran sebagai AIDS information program. Ketika dijalankan trojan ini akan mengenkripsi hard drive dan meminta pembayaran untuk kunci dekripsinya.

1990 Virus Exchange Factory (VX) BBS yang merupakan forum diskusi online para pencipta virus didirikan di Bulgaria. Mark Ludwig menulis buku “The Little Black Book of Computer Viruses” yang berisi cara-cara untuk menciptakan berbagai jenis virus komputer.
1991 Virus polymorphic pertama, Tequila, muncul di Swiss. Virus ini dapat mengubah dirinya untuk menghindari deteksi.

1992 Kehadiran virus Michaelangelo yang menjadi ancaman bagi seluruh dunia, namun demikian kerusakan yang ditimbulkan pada akhirnya tidak terlalu hebat. Kemuculan beberapa tool yang dapat digunakan untuk menciptakan virus seperti Dark Avenger Mutation Engine (DAME) yang dapat mengubah virus apa pun menjadi virus polymorphic, dan Virus Creation Lab (VCL) yang merupakan kit pertama yang dapat digunakan untuk menciptakan virus (lihat Gambar 1.1).
1995 Para hacker dengan nama ‘Internet Liberation Front’ melakukan banyak serangan pada hari Thanksgiving. Beberapa badan yang menjadi korban serangan ini adalah Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, GE, IBM, dll. Virus macro pertama yang menyerang aplikasi Microsoft Word, Concept, dikembangkan.

 

1996 Kemunculan virus Boza yang didesain khusus untuk menyerang file-file Windows 95, virus Laroux yang merupakan virus penyerang Microsoft Excel pertama, virus Staog yang merupakan virus Linux pertama.

1998 Kemunculan virus Java pertama, Strange Brew. Back Orifice merupakan trojan pertama yang dapat digunakan sebagai tool untuk mengambil alih kendali komputer remote melalui Internet. Pada tahun ini, virus-virus macro lainnya bermunculan.
1999 Kemunculan virus Melissa yang merupakan kombinasi antara virus macro yang menyerang aplikasi Microsoft Word dan worm yang menggunakan address book pada aplikasi Microsoft Outlook dan Oulook Express untuk mengirimkan dirinya sendiri melalui email. Virus Corner merupakan virus pertama menyerang file-file aplikasi MS Project. Virus Tristate merupakan virus macro yang bersifat multi-program menyerang
aplikasi Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Bubbleboy merupakan worm pertama yang dapat aktif hanya dengan membuka email melalui aplikasi Microsoft Outlook tanpa memerlukan attachment.
2000 Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pertama membuat kerusakan pada situs-situs besar seperti Yahoo!, Amazon.com, dan lain-lain. Love Letter merupakan worm dengan kecepatan menyebar tertinggi pada saat itu yang menyebabkan kerusakan pada banyak sistem email di seluruh dunia. Liberty Crack yang merupakan worm pertama untuk peralatan PDA.
2001 Gnuman (Mandragore) merupakan worm pertama yang menyerang jaringan komunikasi peer to peer. Worm ini menyamarkan diri dalam bentuk file MP3 yang dapat di download. Kemunculan virus yang didesain untuk menyerang baik sistem operasi Windows maupun Linux, seperti Winux atau Lindose. Virus LogoLogic-A menyebar melalui aplikasi MIRC dan e-mail.
2002 Virus LFM-926 merupakan virus pertama yang menyerang file-file aplikasi Shockwave Flash. Donut merupakan worm pertama yang menyerang .NET services. SQLSpider merupakan worm yang menyerang aplikasi yang menggunakan teknologi Microsoft SQL Server.

Nah, Virus komputer dan program lain yang membahayakan sistem komputer dapat diklsifikasikan ke dalam beberapa kelompok menurut bagaimana cara mereka untuk menjangkiti (infect) sebuah sistem komputer, bagian dari sistem komputer yang mereka jangkiti, atau kelakuan (behaviour) yang dimiliki oleh mereka. Namun pada dasarnya definisi dan klasifikasi mengenai kode-kode program berbahaya ini masih rancu dan menjadi kontroversi bagi banyak orang bahkan bagi orang yang memang mendalami bidang
komputer.
Berikut adalah contoh klasifikasi dari berbagai jenis harmful program:

 

Malware: merupakan singkatan dari malicious software, merujuk pada program yang dibuat dengan tujuan membahayakan atau menyerang sebuah sistem komputer. Terdiri atas virus komputer (computer viruses), computer worms, trojan horses, joke programs dan malicious toolkits.

Computer virus: merujuk pada program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya.

Computer worm: merujuk pada program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi dengan sendirinya. Indepen di sini memiliki makna bahwa worm tidak memiliki host program sebagaimana virus, untuk ditumpangi. Sering kali worm dikelompokan sebagai sub-kelas dari virus komputer.

Trojan horse: merujuk pada program independen yang dapat mempunyai fungsi yang tampaknya berguna, dan ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna, juga melaksanakan fungsi-fungsi yang bersifat destruktif.

Malicious toolkits: merujuk pada program yang didesain untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahyakan sebuah sistem komputer. Contoh dari program jenis ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses hacking.

Joke program: merujuk pada program yang meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung operasi berbahaya apapun.

 

PERKEMBANGAN PROCESSOR

PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE GENERASI

Acer 4752

PC didesain berdasar generasi-generasi CPU yang berbeda. Intel bukan satu-satunya perusahaan yang membuat CPU, meskipun yang menjadi pelopor diantara yang lain. Pada tiap generasi yang mendominasi adalah chip-chip Intel, tetapi pada generasi kelima terdapat beberapa pilihan selain chip Intel.
GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)
Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.
Sesungguhnya 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi nama 8086SX. 8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.
GENERASI 2 Processor 80286
286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.

GENERASI 3 Processor 80386 DX
386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama-walaupun menerapkan mode 32 bit. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi- versi awal.
Processor 80386SX
Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX. Prosessor ini hanya mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur alamat 24. Oleh karena itu, prosessor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat terkenal.

GENERASI 4 Processor 80486 DX
80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis.
Sebelumnya, math co-processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.

Processor 80486 SX
Prosessor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX.

Processor Cyrix 486SLC
Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan chip Intel.

Processor IBM 486SLC2
IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.
Perkembangan 486 Selanjutnya
DX4; Prosessor-prosessor DX4 Intel mewakili sebuah peningkatan 80486. Kecepatannya tiga kali lipat dari 25 ke 75 MHz dan dari 33 ke 100 MHz. Chip DX4 lainnya dipercepat hingga dari 25 ke 83 MHz. DX4 mempunyai cache internal 16 KB dan bekerja pada 3.3 volt. DX dan DX2 hanya mempunyai cache 8 KB dan memerlukan 5 volt dengan masalah panas bawaan.

GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)
Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).

Cyrix 6×86
Chip dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996 ini merupakan tiruan Pentium yang murah. Chip ini kompatibel dengan Pentium, karena cocok dengan Socket 7. Cyrix memasarkan CPU-CPUnya dengan membandingkan pada frekuensi clock Intel. Cyrix 6×86 dikenal dengan unjuk kerja yang buruk pada floating pointnya. Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan NT 4.0.
AMD (Advanced Micro Devices)
Pentium-pentium AMD seperti chip-chip yang ditawarkan oleh Intel bersaing dengan ketat. AMD menggunakan teknologi- teknologi mereka sendiri. Oleh karena itu, prosesornya bukan merupakan clone-clone. AMD mempunyai seri sebagai berikut : – K5, dapat disamakan dengan Pentium-pentium Classic (dengan cache L1 16 KB dan tanpa MMX).

- K6, K6-2, dan K6-3 bersaing dengan Pentium MMX dan Pentium II.
- K7 Athlon, Agustus 1999, tidak kompatibel dengan Socket 7.

AMD K5
K5 merupakan tiruan Pentium. K5 lama sebagai contoh dijual sebagai PR133 (Perform Rating). Maksudnya, bahwa chip tersebut akan berunjuk kerja seperti sebuah Pentium P133. Tetapi, hanya berjalan 100 MHz secara internal. Chip tersebut masih harus dipasang pada motherboard seperti sebuah P133. K5 AMD juga ada yang PR166. Chip ini dimaksudkan untuk bersaing dengan P166 Intel. Bekerja hanya pada 116.6 MHz (1.75 x 66 MHz) secara internal. Hal ini dikarenakan cache yang dioptimasi dan perkembangan-perkembangan baru lainnya. Hanya ada fitur yang tidak sesuai dengan P166 yaitu dalam kerja floating-point. PR133 dan PR166 berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium yang sebanding, dan prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan harga yang murah.

Pentium MMX (P55C)
Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan kumpulan perintah baru ( 57 integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit), yang menambah kemampuan CPU tersebut. Perintah-perintah MMX dirancang untuk program-program multimedia. Pemrogram dapat menggunakan perintahperintah ini dalam program-programnya. Hal ini akan memberikan perbaikan dalam menjalankan program.

IDT Winchip
IDT merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU seperti Pentium MMX dengan harga murah. WinChip C6 pertama IDT diperkenalkan pada Mei 1997.

AMD K6
K6 AMD diluncurkan 2 April 1997 . Chip ini berunjuk kerja sedikit lebih baik dari Pentium MMX. Oleh karena itu termasuk dalam keluarga P6.
• Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1 dan MMX.
• Berisi 8.8 juta transistor.
K6 seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium. Maka, dapat diletakkan di Socket 7, pada motherboard Pentium umumnya, dan ini segera membuat K6 menjadi sangat terkenal.

Cyrix 6×86MX (MII)
Cyrix juga mempunyai chip dengan unjuk kerja tinggi, berada diantara generasi ke- 5 dan ke-6. Jenis pertama didudukkan melawan chip Pentium MMX dari Intel. Jenis berikutnya dapat dibandingkan dengan K6. Prosessor kelompok P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan sebagai “M2”. Diperkenalkan pada 30 Mei 1997 namanya menjadi 6×86MX. Kemudian diberi nama MII. Chip 6×86MX ini kompatibel dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada motherboard Socket 7 biasa, 6×86MX mempunyai 64 KB cache L1 internal. Cyrix juga memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium MMX.
6X86MX secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6 lainnya (Pentium II dan Pro dan K6) karena tidak bekerja berdasar kernel RISC. 6X86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium MMX.
6X86MX mempunyai – seperti semua prosessor dary Cyrix – masalah yang berhubungan dengan unit FPU. Tetapi, jika hanya digunakan untuk aplikasi standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan muncul jika memainkan game 3D. 6×86MX chip yang cukup powerful. Tetapi chip-chip ini tidak punya FPU dan MMX yang berunjuk kerja baik. Chip-chip ini tidak memasukkan teknologi 3DNow!
Kecepatan Internal dan Eksternal 6×86MX
6×8MX Kecepatan internal Kecepatan eksternal
PR166 150 MHz 60 MHz
PR200 166 MHz 66 MHz
PR233 188 MHz 75 MHz
PR266 225 MHz 75 MHz
PR300 233 MHz 66 MHz
PR333 255 MHz 83 MHz
PR433 285 MHz 95 MHz
PR466 333 MHz 95 MHz

Dua jenis 6X86MX dan MII, pada 14 April 1998 versi Cyrix MII diluncurkan. Chip ini sebenarnya chip yang sama dengan 6×86MX hanya bekerja pada frekuensi clock yang lebih tinggi. Selanjutnya tegangannya dikurangi hingga 2.2 volt.

AMD K6-2
Versi “model 8” berikutnya K6 mempunyai nama sandi “Chomper”. Prosessor ini pada 28 Mei 1998 dipasarkan sebagai K6-2, dan seperti versi model 7 K6 yang asli, dibuat dengan teknologi 0.25 mikron. Chip-chip ini bekerja hanya dengan 2.2 voltage. Chip ini berhasil menjadi saingan Pentium II Intel.

K6-2 dibuat untuk bus front side (bus sistem) pada kecepatan 100 MHz dan motherboard Super 7. AMD membuat perusahaan lain seperti Via dan Alladin, membuat chip set baru untuk motherboard Socket 7 tradisional, setelah Intel tahu 1997 menghentikan platform tersebut.

K6-2 juga diperbaiki dengan unjuk kerja MMX yang dua kali lebih baik dibandingkan dengan K6 yang awal. K6-2 mempunyai plug-in 3D baru (disebut 3DNow!) untuk unjuk kerja game yang lebih baik. Terdiri dari 21 perintah baru yang dapat digunakan oleh pengembang perangkat lunak untuk memberikan unjuk kerja 3D yang lebih baik.
Dukungan termasuk dalam DirectX 6.0 untuk Windows. DirectX merupakan multimedia API, untuk Windows. DirectX merupakan beberapa program yang dapat meningkatkan unjuk kerja multimedia di dalam semua program Windows.
Multimedia 3DNow! tidak kompatibel dengan MMX, tetapi K6-2 mempunyai MMX sebaik 3DNow!. Cyrix dan IDT juga meluncurkan CPU dengan 3DNow!.
K6-2 memberi unjuk kerja sangat, sangat bagus. Anda dapat membandingkan prosessor ini dengan Pentium II. K6-2 350 MHz berunjuk kerja sangat mirip dengan Pentium II-350, tetapi dijual dengan lebih murah. Dan dapat menghemat lebih banyak sebab motherboard yang lebih murah.

K6-2 Dengan Bus dan Clock-nya
K6-2 Bus Clock
266 MHz 66 MHz 4.0 x 66 MHz
266 MHz 88 MHz 3.0 x 88 MHz
300 MHz 100 MHz 3.0 x 100 MHz
333 MHz 95 MHz 3.5 x 95 MHz
350 MHz 100 MHz 3.5 x 100 MHz
380 MHz 95 MHz 4.0 x 95 MHz
400 MHz 100 MHz 4.0 x 100 MHz

GENERASI 6 Pentium Pro
Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

Pentium II
Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian terdapat perbaikan.
Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :
•    CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge)
•    Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.
•    Perintah-perintah MMX.
•    Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)
•    Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).
•    Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).
•    Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.
Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab dengan cache L1. Dibawah ini terlihat perbandingan tersebut :

Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali.

Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan cache. Juga terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.

Perbedaan CPU dengan Cache
CPU Laju pemindahan Kecepatan Laju pemindahan
‘ L1 clock L2 L2 ,
Pentium 200 777 MB/det. 66 MHz 67 MB/det.
Pentium 200 MMX 790 MB/det 66 MHz 74 MB/det
Pentium Pro 200 957 MB/det 200 MHz 316 MB/det
Pentium II 266 MHz 1,175 MB/det 133 MHz 221 MB/det

Pentium-II Celeron
Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak.
Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki.
Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.

Pentium-II Celeron A : Mendocino
Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan sebuah chip dalam kartu :

Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370
Socket 370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7 tradisional.yang mempunyai 370 pin.

Pentium-II Xeon
Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut Slot two. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada perubahan dan perbaikan penting lain :
•    Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh.
•    Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.
•    Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache.
•    Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server.
•    Mendukung server yang dicluster.
•    Chip set baru 82440GX dan 82450NX.
•    Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh.
Dapat diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.

AMD K6-3
AMD K6-3 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang mungkin memiliki cache tiga tingkat :
•    Sedikit perbaikan dibandingkan unit K6-2
•    Cache L2 sebesar 258 KB satu chip
•    Rancangan cache tiga tingkat
•    Bus front side 133 MHz baru.
•    Kecepatan clock 400 MHz dengan 450 MHz.
Kedua cache 64 KB L1 dan 256 KB L2 disatukan dengan chipnya. Cache pada die L2 ini bekerja pada kecepatan prosesor penuh seperti yang dilakukan pada Pentium Pro, dan seperti yang dilakukan pada Celeron A dan pada prosessor Xeon dari Intel.

Hal ini secara pasti akan banyak meningkatkan kecepatan K6 ! Karena K6-3 digunakan pada motherboard Super 7 dan ruang untuk cache tingkat berikutnya cache L3. Perancangan cache tiga tingkat dibuat untuk menggunakan motherboard yang sudah ada hingga 2 MB cache yang on-board. Ini seharusnya merupakan cache L2 (pada motherboard) yang digunakan sebagai cache tingkat tiga. Hal ini terjadi secara otomatis, dan semakin besar cache namapak akan banyak meningkatkan unjuk kerjanya !

Pentium III – Katmai
CPU P6 pertama dari Intel ialah Pentium Pro. Kemudian didapatkan PentiumII dalam pelbagai jenis. Dan yang terakhir adalah Pentium III. Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintayh grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI) /Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D – seperti teknologi 3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single instruction multiple data”/”floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data” (atau DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja dalam delapan register 128 bit.

KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE.
Prosessor ini dipasangkan pada motherboard dengan chip set BX dan slot 1.
Prosesor ini mempunyai beberapa fitur :
• Nomer pengenal
• Register baru dan 70 perintah baru
Akhirnya kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut. Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan 17 Maret 1999. Chip Xeon diperbarui dengan semua fitur baru dari Pentium III. Untuk memanfaatkannya Intel telah mengumumkan chip set Profusion.

Nomer pengenal PSN (Processor Serial Number), unik untuk tiap CPU, telah menyebabkan banyak pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96 bit yang diprogram secara elektronik ke dalam tiap chiop. Sesungguhnya ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana, yang dapat membuat perdagangan elektronik dan penyandian dalam Internet menjadi aman dan efektif.

GENERASI 7 AMD K-7 Athlon
Processor AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan Agustus 1999. Tanggapan Intel (nama sandi Foster) tidak dapat diharapkan hingga akhir tahun 2000. Dalam bulan-bulan pertama, pasar menanggapi Athlon sangat positif. Nampaknya (seperti yang diharapkan) untuk mengungguli Pentium III pada frekuensi clock yang sama.
•    Seperti modul pada Pentium II , yang rancangannya sepenuhnya milik AMD. Socket tersebut disebut Slot A.
•    Kecepatan clock 600 MHz merupakan versi pertama.
•    Cache L2 mencapai 8 MB (minimum 512 KB, tanpa tambahan TAG-RAM).
•    Cache L1 128 KB.
•    Berisi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9.3 juta).
•    Bus jenis baru
•    Jenis bus sistem yang benar-benar baru, yang pada versi pertama akan bekerja pada 200 MHz. Peningkatan hingga 400 MHz diharapkan kemudian. Kecepatan RAM 200MHz merupakan dua kali lebih cepat daripada semua CPU Intel yang ada. Kecepatan yang tinggi ini akan memerlukan RAM cepat yang baru untuk memperoleh keuntungan penuh dari akibat ini.
•    Bus backside yang bebas, yang menghubungkan cache L2. Disini kecepatan clock dapat menjadi ¼, 1/3, 2/3 atau sama dengan frekuensi CPU internal. Hal itu merupakan sistem yang sama seperti yang digunakan pada sistem P6 dimana kecepatan L2 bisa setengah (Celeron, Pentium II dan III) atau kecepatan CPU penuh (seperti Xeon).
•    Pengkodean yang berat dan DPU
•    Tiga pengkode perintah menerjemahkan perintah program RISCx86 ke perintah RISC yang efektif, ROP, dimana hingga 9 perintah dapat dijalankan secara sererntak. Uji coba pertama menunjukkan pengkodean 2.8 perintah CISC tiap putaran clock. Hal ini kira-kira 30% lebih baik dari Pentium II dan III.
•    Dapat menangani dan menyusun kembali hingga 72 perintah (diluar ROP) secara serentak (Pentium III dapat melakukan 40, K6-2 hanya 24).
•    Unjuk kerja FPU yang hebat dengan tiga perintah serentak dan satu GFLOP pada 500 floating point. Dua GFLOP dengan perintah MMX dan 3DNow! Hal itu sedikitnya sama dengan unjuk kerja Pentium III dengan memanfaatkan secara penuh Katmai. Mesin 3DNow! bahkan sudah diperbaiki dibandingkan pada K6-3.

Processor FPU Winmark Intel Pentium III/500 2562
AMD Athlon / 500 MHz 2767
•    AMD tidak punya lisensi untuk menggunakan rancang bangun Slot 1, sehingga rangkaian logika kontroler datang dari Digital Equipment Corp. Disebut EV6 dan dirancang untuk CPU Alpha 21264. Perusahaan AMD merencanakan untuk mengembangkan chip set mereka sendiri, tetapi rancang bangunnya akan menjadi bebas royalti untuk digunakan. Hal ini menjadikan prosessor pertama AMD yang menggunakan motherboard dan chip set yang dirancang khusus oleh AMD sendiri.
•    Penggunaan bus EV6 memberi banyak lebar band daripada Intel GTL+. Hal ini berarti bahwa Athlon mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan jenis RAM baru seperti RDRAM. Juga penggunaan 128 KB cache L1 yang cukup berat. Cache L1 penting jika kecepatan clock meningkat dan 128 KB dua kali dari ukuran milik Pentium II.
•    Athlon akan hadir dalam beberapa versi. Versi “paling lambat” mempunyai cache L2 yang bekerja sepertiga kecepatan CPU, dimana yang paling bagus akan bekerja pada kecepatan CPU penuh (seperti yang dilakukan oleh Xeon). Athlon akan memberi persainga n Intel dalam segala lapisan termasuk server, yang dapat dibandingkan dengan prosessor Xeon.

PERKEMBANGAN PROCESSOR BERBASIS INTEL Ada banyak macam processor yang tersedia saat ini. Beberapa didesain untuk kebutuhan pada komputer portable, yang lainnya khusus didesain untuk penggunaan multi media. Pembahasan berikut ini menerangkan secara sekilas tentang tipe prosesor berbasis Intel secara umum beserta fitur- fiturnya.

MMX Technology Teknologi MMX dari Intel didesain untuk meningkatkan performa multimedia dan aplikasi komunikasi. Sebelum adanya MMX, beberapa processor secara terpisah digunakan untuk mengimplementasikan komunikasi dan suara dalam system komputer. Dengan desain MMX, teknologi ini dapat ditambahkan ke dalam desain dari processor. Hal ini berarti himpunan instruksi yang dimiliki oleh processor dioptimalkan untuk menangani bidang multimedia dan program komunikasi. MMX menambahkan 57 instruksi baru dalam himpunan instruksi dasar dari processor.
Instruksi- instruksi ini dioptimalkan untuk dapat melakukan eksekusi dengan cepat. Tipe data baru dan 64 bit registers juga ditambahkan untuk mendukung teknologi MMX.
 
Pentium II Processor utama ini memiliki fitur :
•    Kecepatan yang berkisar antara 233MHz sampai 450MHz (di tahun 1999)
•    Cocok untuk workstations maupun servers
•    Menggunakan single edge contact cartridge, 242 pins
•    Termasuk 512KB level two cache
•    32KB dari level one cache dibagi menjadi 16KB data dan 16KB instruksi cache
 
Pentium Pro Rangkaian Prosessor ini sesuai untuk high-end servers yang membutuhkan sampai 4 processor. Fitur yang dimilikinya :
•    sesuai untuk high end workstations dan servers
•    kecepatannya 150, 166, 180 dan 200MHz
•    dapat diskalakan sampai 4 processors dalam sistem multiprocessor
•    dioptimalkan sampai dapat menjalankan aplikasi 32 bit.
•    8K/8K data terpisah dan instruksi level one cache
 
Cerelon Processor Processor Cerelon didesain untuk pemakaian pasar konsumen di rumahan. Processor ini memiliki fitur :
•    kecepatan berkisar dari 266 sampai 500MHz (di tahun 1999)
•    Mirip dengan Pentium II processor
•    Versi 300 dan 333MHz termasuk 128K dari level two cache
•    level one cache 32K (terdiri dari 16K instruksi dan 16K data)
•    meliputi teknologi MMX

Pentium III Processor Berdasarkan pada mikro arsitektur P6, merupakan media Intel MMX yang ditingkatkan dengan penyediaan Streaming SIMD Extensions. Diaman terdapat 70 instruksi baru yang memungkinkan penggambaran image tingkat lanjut, grafik 3D, audio dan video, dan pengenalan percakapan. Fitur barunya adalah processor serial number, yaitu suatu nomer elektronik yang ditambahkan ke setiap Processor Pentium III, yang dapat digunakan oleh departement IT untuk manajemen informasi/asset.
Processor ini memiliki fitur :
•    kecepatan berkisar 450MHz, 500MHz, 550MHz dan 600MHz (di tahun 1999)
•    70 Instruksi baru
•    Intel® Processor Serial Number
•    P6 Microarchitecture
•    100MHz system bus
•    512K Level Two Cache
•    Intel® 440BX chipset

Xeon Pentium III Processor Merupakan processor yang dapat diskalakan (multiprocessor) sebanyak 2, 4, 8 atau lebih dan didesain secara khusus untuk mid-range dan server/workstations yang lebih tinggi tingkatannya.
Processor ini memiliki fitur :
•    Sesuai untuk high end workstations atau high end servers
•    Kecepatan berkisar dari 500 sampai 550MHz (di tahun 1999)
•    Mendukung penskalaan multiprocessor
•    Memiliki processor serial number
•    32KB (16KB data /16KB instruction) nonblocking, L1 cache
•    512Kbytes L2 cache
Generasi ke 8 Intel Core 2 duo
Processor generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli 2007. Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).
Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

CONROECore processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak untuk di-overclocking. Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.

CONROE XECore processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.
Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa kami rasa karena dengan begitu Anda tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah heatsink.

ALLENDALECore processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.

MEROMMerom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.
Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.

Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.

Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.

Perbedaan Processor antar Generasi
1. Perbedaan Clock Speed.
2. Perbedaan Besar Canche Size.
3. Banyaknya Core dalam suatu processor.
4. Processor Baru ( Generasi Ke 8 ) lebih sedikit mengkonsumsi Daya Listrik.
5. Perbedaan pada banyaknya Bus system dan Bus Address.

Defenisi IT

Pengertian IT dan Definisi IT – Teknologi Informasi

gambar it

 

 

 

 

 

Pengertian dan Definisi IT – kita pasti sering mendengar, misal saja diacara talk show di TV, koran dan mendengar langsung dari pembicaraan orang, IT atau kepanjangannya Information technology atau dalam bahasa indonesia disebut teknologi informasi telah berkembang kalangan masyarakat sangat cepat dan signifikan sekali, banyak sekali manfaat dari perkembangan ini.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi

Y. MARYONO & B. PATMI ISTIANA; 2005
IT adalah tata cara atau sistem yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan pesan atau informasi. IT juga bisa diartikan sebagai pemanfaatan perangkat komputer sebagai alat untuk memproses, menyajikan, serta mengelola data dan informasi dengan berbasis pada peralatan komunikasi.

THE ADVISORY COUNCIL FOR APLIED RESERACH AND DEVELOPMENT
IT adalah suatu disiplin ilmu sains, teknologi dan perekayasaan (engineering), serta teknik – teknik manajemen yang digunakan dalam menangani dan memroses informasi, aplikasi komputer dan interaksinya dengan manusia, serta asosiasinya dengan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya

CHRISTINE WIBHOWO & RIDWAN SANJAYA; 2011
IT adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas penyebarannya, dan lebih lama penyimpanannya

McKEOWN; 2001
IT merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan menggunakan informasi dalam segala bentuknya

WILLIAMS & SAWYER; 2005
IT merupakan bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyimpan informasi

MARTIN, BROWN, DEHAYES, HOFFER, PERKINS; 2005
IT merupakan kombinasi teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan transmisi informasi.

SAURIP KADI & SIOK LIAN LIEM; 2008
IT merupakan alat bagi kesetaraan akses informasi (dan kemudian akses kekuasaan) bagi manusia di belahan bumi mana pun

UNDANG – UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK
IT adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan atau menyebarkan informasi

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda, dan salam teknologi.

Sejarah Komputer

Sejarah komputer yang perlu untuk diketahui secara detail. Sejarah perkembangan komputer berawal dari penemuan seorang yang bernama Charles Babbage. Dia adalah seorang ilmuwan di dunia yang telah banyak memberikan kontribusi bagi kehidupan manusia, terutama perkembangan komputer.

Penemuan fenomenalnya yaitu Mesin penghitung (Difference Engine no.1) merupakan salah satu penemuan yang paling terkenal dalam sejarah perkembangan komputer dan merupakan kalkulator otomatis pertama sebagai cikal bakal kompuer. Penemuan tersebut menjadikan Charles Babbage sebagai penemu konpur dan dijuluki sebagai bapak komputer.

Berikut ini sejarah komputer dan perkembanganya:

1822: Charles Babbage mengemukakan idenya yaitu sebuah alat yang dapat membantu manusia dalam melakukan penghitungan pada tingkat kompleksitas yang tinggi dan rumit. Mesin buatanya yang belum selesai tersebut saat ini di musiumkan di Museum of Science London.

1937: Dr. John V Atanasoff dan Clifford Berry mulai membuat design komputer digital elektronis pertama. Mereka memberi nama mesin tersebut ABC (Atanasoff-Berry Computer). Kemampuan mesin ABC tersebut hanya sebatas menghitung tambah dan pengurangan.

1943: Pada Perang Dunia 2, Seorang ilmuwan Inggris yang bernama Alan Turing mendesain komputer elektronik yang dibuat khusus bagi tentara Inggris. Tujuan pembuatan komputer tersebut agar dapat digunakan untuk menembus kode pertahanan Jerman.

1944: Howard Hathaway Aiken (Amerika) membuat yang diberi nama Mark I. Merupakan sebuah komputer hitung digital pertama. Komputer tersebut memiliki luas 7,45 kaki x 50 kaki, dengan berat 35 ton. Mark I sudah dapat digunakan untuk menghitung probabilitas.

1945: Dr. John von Neumann menulis sebuah konsep penyimpanan data. Pada saat itu masih berupa ide.

1946: Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, jr. membuat komputer skala besar yang pertama, nama komputer tersebut adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Dunia juga beranggapan kedua orang ini sebagai penemu komputer digital

eniac_spl_416

 

 

 

 

 

ENIAC komputer memiliki berat 30 ton, terdiri dari 18.000 lampu tabung (transistor ukuran besar), dengan lebar 30 kaki x 50 kaki, memakai tenaga 160.000 watt. Saat pertamakali dioperasikan Pertama seluruh jaringan listrik di wilayah Philadelphia mendadak mati.

ENIAC sedikit lebih maju dibandingkan Mark I yang hanya dapat menghitung. ENIAC tidak hanya memiliki kemampuan menghitung, tambah, kurang, kali, bagi, tapi juga dapat diprogram untuk melakukan proses sederhana.

1951: The U.S. Bureau of Cencus menginstalasi komputer komersial pertama yang bernama  UNIVAC I (Universal Automatic Computer). UNIVAC I ini dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation.

1947: William Shockley, John Bardeen, dan Walter Brattain merupakan penemu Transistor pertama di dunia. Semenjak ditemukanya transistor, ukuran komputer menjadi semakin kecil.

Demikian sejarah perkembangannya komputer  yang berasal dari dari berbagai sumber.

Sejarah Internet Dunia

Sejarah Internet Dunia

Artikel Sejarah Internet

Cikal Bakal Sejarah Internet Dunia

Saat ini dunia internet dan perkembangan teknologi informasi kian pesat tapi tahukah anda tentang perkembagan sejarah internet sejak pertama kali ? Dahulu internet adalah teknologi yang sulit dijangkau oleh orang kebanyakan karena penggunaannya sangat terbatas, tidak dikomersilkan dan butuh biaya yang mahal untuk mengoperasikan internet

Hal itu sangat wajar bila kita melihat kilas balik dari sejarah internet karena dahulu penggunaan teknologi internet hanya terbatas untuk keperluan riset negara-negara adikuasa seperti Uni Sovyet dan Amerika. Mungkin agak sulit dipercaya bahwa cikal bakal sejarah internet diawali dari uni sovyet, ketika pada tahun 1957 mereka meluncurkan sebuah satelit bernama sputnik. Peluncuran sputnik ini dirasakan sebagai ancaman oleh musuh besar mereka yaitu Amerika Serikat. Untuk itu Presiden Dwight D. Eisenhower melakukan antisipasi dengan menyatakan perlunya membangun sebuah teknologi yang membuat AS tetap sebagai negara superior. Keadaan inilah yang mencetuskan sejarah internet dunia

sejarah internet duniasejarah internet dunia dan perkembangannya

Pada tahun 1969 Dibawah naungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat / Departement of Defense (DoD) maka dibentuklah Advanced Research Project Agency (ARPA) yang bertugas untuk melakukan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik yang dapat digunakan untuk keperluan komunikasi antara DoD dengan militer yang tidak dapat diintai atau di sabotage oleh negara lain. Jaringan komunikasi yang diciptakan oleh ARPA ini diberi nama sesuai dengan namanya yaitu ARPAnet yang pada awalnya ARPAnet hanya menghubungkan empat buah host saja, yaitu :

  • Standford Research Institut (SRI)
  • University of California at Santa Barbara (USCB)
  • University of California at los angeles (UCLA)
  • Univesity of Utah

Sejarah internet dan perkembangannya

Berikut ini akan kami paparkan tentang perjalanan singkat sejarah internet dan perkembangannya di dunia dari tahun ke tahun :

  • Tahun 1970, ARPAnet melaui sejumlah riset yang dilakukan di Stanford university berhasil menciptakan sebuah protokol yang disebut TCP/IP (transmissionControl Protocol / Internet Protocol) yang pada akhirnya merupakan protocol standar untuk tukar-menukar file antara pengguna internet.
  • Tahun 1971 telah mengembangkan jaringan komunikasinya yang terdiri dari 15 titik jaringan (nodes) dan 23 host sebagai server induk dan ditahun inilah Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program aplikasi e-mail (electronic mail) yang mulai diriset pada tahun 1970, kemudahan dan manfaat Program e-mail ini dalam bertukar pesan membuat e-mail sangat cepat populer
  • Tahun 1972, Proyek ARPAnet berkembang pesat diseluruh daeran dan hampir semua universitas di Amerika Serikat ingin memanfaatkan fasilitas teknologi internet ini sehingga ARPAnet kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPAnet dipecah menjadi dua Yaitu ARPAnet untuk keperluan non militer dan MILNET yang dikhususkan untuk keperluan komunikasi militer amerika serikat. Gabungan dari kedua jaringan ini pada akhirnya dikenal dengan DARPA Internet dan agar lebih sederhana maka disebutlah Internet
  • Tahun 1973, Jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat dengan membentuk WAN (Wide Area Network) yang menghubungkan Amerika ke jaringan komputer Norwegia dan Inggris. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPAnet.
  • Tahun 1976, lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network
  • Tahun 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET
  • Tahun 1981 France Telecom berhasil menciptakan telpon televisi pertama yang memungkinkan orang bisa berkomunikasi sambil berhubungan dengan video link.
  • Tahun 1982 , TCP / IP (Transmission Control Protocol /Internet Protocol)  diresmikan sebagai protokl standar karena penggunaan jaringan komputer semakin hari semakin banyak maka dibutuhkan sebuah protokol yang sama agar dapat berkomunikasi dalam jaringan meskipun menggunakan aplikasi dan sistem operasi yang berbeda. Pada tahun inilah di Eropa muncul jaringan komputer EuNet yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia menyediakan layanan e-mail dan newsgroup
  • Tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain untuk mempermudah penyeragaman alamat di jaringan komputer yang ada,  sistim ini biasa dikenal dengan nama DNS atau Domain Name System. pada tahun ini lebih 1000 host telah tergabung dengan ARPAnet
  • Tahun 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
  • Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.
  • Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
  • Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet.
  • Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

*** Semoga artkel Sejarah internet dan pekembanganya ini bermanfaat

 

Sistem informasi

Kumpulan dari sistem informasi:

  • Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
  • Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
  • Sistem informasi personalia (personal information systems).
  • Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
  • Sistem informasi pembelian (purchasing information systems)
  • Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
  • Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
  • Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
  • Sistem informasi analisis software
  • Sistem informasi teknik (engineering information systems).
  • Sistem informasi Rumah Sakit (Hospital information systems).

SIM

Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.